KONI Sulsel Gelar Rakerprov 2024: Keluhkan Minimnya Anggaran Hibah Tahun 2025
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Jumat, 27 Des 2024
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengadakan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) tahun 2024 secara daring melalui Zoom Meeting, pada Rabu, 27 Desember 2024.
Rakerprov yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 18.05 WITA ini dihadiri oleh perwakilan KONI Pusat, Ketua Umum KONI Sulsel, pengurus KONI kabupaten/kota, Kadispora Sulsel, serta 67 pengurus cabang olahraga (cabor) tingkat provinsi.
Rakerprov yang digelar di Kantor KONI Sulsel, Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, mengusung tema “Menuju PORPROV XVIII Tahun 2026: Sulsel Berbenah Menuju Juara.” Tema ini mencerminkan semangat KONI Sulsel untuk mempersiapkan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII yang akan dilaksanakan di Kabupaten Wajo pada 2026.
Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Sulsel, Yasir Machmud, menegaskan pentingnya rapat ini untuk menyusun langkah strategis dalam menghadapi Pra-PORPROV 2025 dan PORPROV 2026.
“Melalui forum ini, kita berharap dapat membangun sinergi untuk meningkatkan prestasi olahraga Sulsel, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujarnya.
Salah satu isu utama yang menjadi sorotan adalah alokasi anggaran hibah KONI Sulsel untuk tahun 2025 yang hanya sebesar Rp 2,5 miliar. Anggaran ini dinilai jauh dari cukup, mengingat kebutuhan pembinaan atlet dan pelaksanaan Babak Kualifikasi (Pra-PORPROV) di 45 cabang olahraga sepanjang Maret hingga Desember 2025.
Sekretaris Umum Pengprov PERTINA Sulsel, Sri Syahril, menuturkan, “Dari Rp 2,5 miliar itu, hanya tersisa Rp 1,6 miliar setelah dipotong anggaran rutin KONI. Angka ini jelas tidak mencukupi untuk mendukung pembinaan atlet dan pelaksanaan babak kualifikasi di 45 cabor.”
Merespons keluhan tersebut, Yasir Machmud membentuk 11 tim perumus untuk menyusun solusi strategis. Tim ini akan fokus pada empat isu utama:
- Kajian kritis terhadap PERMENPORA No. 14 Tahun 2024 yang dinilai melemahkan peran KONI.
- Minimnya anggaran hibah 2025 untuk mendukung kegiatan olahraga.
- Persiapan Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah PORPROV XVIII.
- Kesiapan 45 cabang olahraga dalam menghadapi Babak Kualifikasi.
Rakerprov 2024 ini diharapkan menjadi titik awal bagi KONI Sulsel untuk membangun keolahragaan yang lebih baik. Ketua Koordinator Stering, Dr. Attok Suharto, M.S., menutup rapat dengan pesan agar semua pihak bekerja sama demi suksesnya PORPROV XVIII.
“Anggaran yang terbatas adalah tantangan yang harus kita atasi bersama. Kita optimis, melalui kerja sama yang solid, Sulsel mampu menjadi provinsi yang berjaya di PORPROV 2026,” ujarnya.
- Penulis: zonakatacom
