Longsor Terjadi Disejumlah Tempat, di Palino Puluhan Rumah Warga Terisolir
- account_circle Gibran
- calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Bencana tanah longsor di Tana Toraja terjadi disejumlah tempat dan memakan puluhan korban jiwa. Yang jadi perhatian hingga tingkat pusat hanya longsor Palangka dan Pangra’ta karena ada korban jiwa.
Namun sebenarnya longsor terjadi disejumlah tempat seperti di RT Rampunan, Lingkungan Luak, Kelurahan Bungin, Kecamatan Makale Utara. Satu rumah serta lumbung terdampak yang mengakibatkan 7 penghuninya mengungsi kerumah keluarga.
Juga terjadi tanah retak di Tongkonan Masa, Lembang Rante La’bi Kambisa, Kecamatan Sangalla Utara. Tanah retak tersebut cukup panjang yang mengancam sejumlah rumah warga. Menurut laporan warga sudah 7 KK yang mengungsi.
Kemudian jalan Poros Surruk-Pangra’ta’ yang menghubungkan Kelurahan Pasang, Kecamatan Makale dan Lembang Randanbatu Kecamatan Makale Selatan putus total karena puluhan titik longsor menimbun jalan sejak Sabtu 13 April 2024 lalu.
“Longsor tersebut bersamaan dengan longsor yang terjadi di Palangka dan Pangra’ta,” kata Wakil Ketua DPRD Tana Toraja, Yohanis Lintin Paembongan usai meninjau lokasi tersebut, Rabu (17/4/2024).

Nampak warga Palino Kelurahan Pasang bergotong royong membuat tempat pengungsian sementara
Menurut Yohanis Lintin putusnya akses jalan tersebut mengakibat 40 rumah warga terisolir akibat longsor. Bahkan ada 3 rumah yang rusak parah tertimpa longsor. Ketiga rumah itu masing-masing milik Alex (Papa Ganti), Daniel Disin (Papa Edi) dan Agustinus (Papa Ayu).
“Masyarakat sudah bergotong royong mengumpukan material puing-puing rumah yang masih bisa dimanfaatkan kembali,: ujar Anis sapaan akrabnya.
Informasi dari Lurah Pasang dan Ketua RT Palino, Paulus Miri bahwa ada 12 rumah yang perlu direlokasi. Pemiliknya siap direlokasi dan berharap ada intervensi dari pemerintah.
“Sudah 4 hari longsor menimbun jalan tetapi belum ada alat berat untuk membersihkan material longsor itu. Warga sangat berharap pemerintah dalam hal ini instansi terkait untuk segera turun tangan agar masyarakat bisa memiliki akses keluar,” harap Paulus Miri.

Nampak Wakil Ketua DPRD Tana Toraja, Yohanis Lintin Paembongan dan anggota DPRD dari Fraksi PDIP Ikal Peterson memberikan bantuan kepada warga Palino yang terdampak longsor.
Longsor yang di Palino pada Sabtu malam tidak menelan korban jiwa namun ada 1 orang warga atas nama Ganti yang harus dirawat di RS Sinar Kasih Makale karena tertimpa kayu saat rumahnya diterjang longsor.
Lebih lanjut dikatakan, puluhan KK telah mengungsi sementara ke rumah yang dianggap masih aman. Sementara pihak Puskesmas Sandabilik sudah berposko di lokasi bencana. Rencananya ada beberapa orang tenaga kesehatan yang akan standby termasuk ambulance disiagakan.
Anjas/ZK
- Penulis: Gibran
