Petugas PDAM di Tana Toraja Dianiaya Usai Putuskan Aliran Air Warga Karena Menunggak
- account_circle Gibran
- calendar_month Senin, 9 Okt 2023
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Putuskan aliran air warga, seorang petugas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tana Toraja, menjadi korban penganiayaan pada Minggu (8/10/2023) malam.
Korban berinisial SL (32 thn). Ia menderita luka robek di kepala akibat dihantam besi oleh pelaku inisial AW (27 thn).
Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Sayid Ahmad menjelaskan, kejadian bermula saat korban memutuskan aliran air PDAM salah seorang warga di Tondon Mamullu karena menunggak.
Awalnya korban menagih tunggakan air warga tersebut, namun tidak diindahkan. Korban pun memutuskan aliran air warga tersebut.
“Keterangan korban ia telah menagih tunggakan air PDAM warga itu, tapi tak diindahkan sehingga disegel olehnya,” kata AKP Ahmad, Senin (9/10/2023).

“Saat ditagih, warga itu mengaku belum punya uang, sehingga belum membayar tunggakan airnya,” sambungnya.
Tak lama setelah itu, pelaku bersama warga tersebut mendatangi korban. Belum lama berbicara, pelaku kemudian menghantam kepala korban menggunakan besi.
Akibatnya korban menderita luka robek di kepala dan harus menjalani perawatan di RS Fatimah Makale.
“Pelaku dan warga yang aliran airnya disegel berkeluarga. Mereka mendatangi korban, kemudian pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban,” ujar Ahmad.
Usai kejadian itu, korban melapor polisi. Pelaku pun ditangkap dan kini ditahan di Mapolres Tana Toraja. Pelaku dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.
Tom/ZK
- Penulis: Gibran
