Mengenal Talas Upe, Panganan Khas Baruppu Toraja Utara yang Kini Mulai Punah
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Minggu, 25 Sep 2022
- print Cetak

ZONAKATA.COM – Toraja Utara, Tanaman talas jenis Upe semakin jarang dijumpai dan kini sangat jarang dikonsumsi oleh masyarakat, khususnya di Toraja.
Tanaman dalam kategori umbi-umbian dengan nama latin Colocasia Esculenta ini, menjadi talas lokal Kecamatan Baruppu, Toraja Utara yang memiliki cita rasa yang enak, gurih yang tidak dimiliki oleh jenis talas lainnya, sehingga menjadi makanan khas Baruppu, Toraja Utara.
Walau terkenal sangat nikmat, justru banyak warga di Baruppu sudah tidak mengembangkan tanaman Upe tersebut. Alasannya, tanaman Upe memiliki tingkat kesulitan dalam penanganannya. Salah sedikit, bisa membusuk jadi gagal panen.
Hal ini juga diceritakan oleh salah seorang petani di Baruppu yang fokus menanam Upe di sawahnya. Namanya Ambe’ Ambalinggi, tinggal di Dusun Bu’buk, Lembang Baruppu Utara.
“Masussa liu tananna, na tae’ na sambarang uma nanai tuo, ma’tantu pi iyanna” ucapnya dalam Bahasa Toraja, yang terjemahannya ” Susah sekali tanamnya, tidak sembarang, lalu hanya tumbuh di sawah tertentu saja”.
Bersama istrinya, Ambe’ Ambalinggi setiap harinya bertani tanaman Upe dan menjualnya di sudut-sudut kampung. Lima buah umbi dengan ukuran besar dijual dengan harga Rp100 ribu.
Dirinya juga menceritakan terkendala di bibit yang cukup mahal sehingga hanya mampu berusaha mengembangkan bibit sendiri. Diketahui, di pasaran bibit Upe dijual dengan harga satuannya Rp2 ribu.
Tanaman Upe juga membutuhkan kondisi sawah dengan air jernih dan tenang.
“Airnya harus jernih dan tenang, jika tidak maka umbinya akan membusuk. Saat waktu panen tiba, maka akan diangkat bersama akarnya ke pematang sawah, lalu dibiarkan mengering,” jelas Ambe Ambalinggi.
Kondisi inilah yang membuat petani Upe di Baruppu, mulai meninggalkan tata kelola tanaman Upe. Maka tidak heran jika lebih banyak yang membeli daripada menjual Upe.
Harapannya, pemerintah hadir membantu petani Upe di Baruppu agar makanan khas yang sejak dulu digemari ini, tidak menghilang dari pasaran. Pemerintah dapat membantu penyediaan bibit dan pupuk bahkan memberi sosialisasi manfaat dan cara tanam Upe.
Kecamatan Baruppu yang memiliki daerah dataran tinggi >1500 mdpl s/d 1.700 mdpl, memang sangat cocok untuk tumbuh kembang tanaman Upe, yang diharapkan menjadi sumber penghasil Upe terbaik dan dipasarkan di ke wilayah Toraja lainnya, bahkan ke pasaran yang lebih luas.
Video selengkapnya di channel YouTube Beduima
- Penulis: zonakatacom





