Senin, 20 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Cabe Salo Dua Enrekang Go Internasional, Diekspor ke Singapura Hingga Arab Saudi

Cabe Salo Dua Enrekang Go Internasional, Diekspor ke Singapura Hingga Arab Saudi

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – ENREKANG Varietas lokal cabe Salo Dua (S2) asal Kabupaten Enrekang, mendapat sertifikat dari Kementerian Pertanian RI. Komoditas cabe lokal Enrekang ini juga sudah diekspor ke berbagai negara.

“Betul, cabe S2 Enrekang sudah mendapatkan pengakuan varietas tanaman lokal dari Kementerian Pertanian RI. Kalau sudah ada sertifikat ini komoditas cabe S2 tidak bisa lagi dicaplok daerah lain,” kata Ketua Lembaga Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Laskar Pelangi Enrekang, Benny Arman, Kamis (25/8/2022).

Benny mengungkapkan, keunggulan cabe S2 memiliki cita rasa yang sangat pedas, berwarna ungu saat masih muda, dan memiliki ketahanan yang lama setelah dipanen. Keunggulan ini membuat cabe lokal Enrekang tersebut memiliki harga cukup mahal yakni Rp 43 ribu per kilonya dibanding komoditas cabe lain.

“Rasanya pedas dari cabe lain. Kalau cabe biasanya itu warna hijau kalau masih muda, nah S2 ini berwarna ungu, kemudian ketahanannya lama sampai 2 hingga tiga minggu jadi tidak mudah busuk. Harganya beda pasti, per hari ini sekitar Rp 43 ribu perkilonya, kalau cabe biasa hanya Rp 23 ribu per kilo,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Benny melanjutkan, banyaknya keunggulan dari cabe S2 membuat cabe ini banjir peminat. Saat ini cabe tersebut sudah dipasarkan di 17 Provinsi dan 70 Kabupaten dan Kota di Indonesia. Bahkan, cabe asal Enrekang ini juga sudah mulai diekspor di berbagai negara diantaranya, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Arab Saudi.

“Ya karena ketahanannya cukup lama jadi banyak peminat. Itu sudah dipasarkan di 17 Provinsi dan 70 Kabupaten dan Kota di Indonesia. Diekspor juga di negara, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, menyusul Arab Saudi,” beber Benny.

Meski begitu, produktifitas cabe S2 ini masih terbilang kurang di Kabupaten Enrekang. Petani di Enrekang khususnya di Kecamatan Maiwa, hanya memanen 6 hingga 7 ton cabe S2 per harinya. Jumlah ini menurut Benny belum memenuhi kebutuhan pasar nasional hingga internasional.

“Bisa dibilang masih kurang, karena permintaan pasar untuk cabe ini cukup tinggi. Sementara petani hanya bisa memproduksi 6 hingga 7 ton cabe per harinya. Makanya kita dorong petani di Enrekang untuk menanam cabe ini, karena keuntungannya lumayan, bisa dapat Rp 7 juta per minggunya,” jelas Benny.

Sementara itu, Bupati Enrekang, Muslimin Bando merespon baik terbitnya sertifikat pengakuan varietas tanaman lokal dari Kementerian Pertanian RI untuk cabe S2 Enrekang. Dia pun akan mendorong peningkatan produktivitas cabe S2 di Enrekang.

“Produktivitas cabe ini harus ditingkatkan, untuk memenuhi kebutuhan pasar. Dengan adanya ini pasti akan membuat petani juga sejahtera,” tandasnya. (*)

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Satu Tahun Kepemimpinannya, Theo-Zadrak Penuhi Janjinya Dibidang Kesehatan

    Satu Tahun Kepemimpinannya, Theo-Zadrak Penuhi Janjinya Dibidang Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle Gibran
    • visibility 1.017
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Sejak dilantik oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah pada 26 Februari 2021 lalu di Makassar, maka hari ini genap satu tahun kepemimpinanTheofilus Allorerung dan dr. Zadrak Tombeg menakhodai Kabupaten Tana Toraja. Meski sejak awal memimpin, Theo dan Zadrak langsung dihadapkan dengan ujian yang berat. Dimana dunia bahkan Indonesia, termasuk Kabupaten Tana Toraja […]

  • Ribuan Warga Hadiri TSM MO Mendengar, Tasming-Hermanto Mantapkan Langkah di Pilkada Parepare

    Ribuan Warga Hadiri TSM MO Mendengar, Tasming-Hermanto Mantapkan Langkah di Pilkada Parepare

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Kifli
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PAREPARE – Ribuan warga Parepare kembali memadati Posko Pemenangan Calon Wali Kota Parepare, Tasming Hamid dan Hermanto (TSM MO), yang berlokasi di Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, pada Sabtu malam (21/09/2024). Acara yang dikemas dalam kegiatan “TSM MO Mendengar” ini menjadi momen bagi warga untuk mendengarkan langsung program-program unggulan yang diusung pasangan tersebut. […]

  • Tasming Hamid Tanggapi Ramainya Bursa Calon Wakil Wali Kota

    Tasming Hamid Tanggapi Ramainya Bursa Calon Wakil Wali Kota

    • calendar_month Minggu, 5 Mei 2024
    • account_circle Kifli
    • visibility 190
    • 0Komentar

    ZONAKATA, PAREPARE – Tasming Hamid (TSM) sangat mengapresiasi banyak figur yang mendeklarasikan diri maju sebagai calon Wakil Wali Kota Parepare. Hal ini dikemukakan oleh juru bicara TSM, Fuad Ukkas, saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Minggu 5 April 2024. “Menurut beliau, ini menandakan demokrasi kita khususnya di Parepare terus bertumbuh,” ucap Fuad. “TSM berpendapat bahwa fenomena […]

  • Puluhan Ribu Warga Takalar Ikuti Jalan Sehat “Anti Mager” Bersama Andalan-Hati

    Puluhan Ribu Warga Takalar Ikuti Jalan Sehat “Anti Mager” Bersama Andalan-Hati

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 306
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TAKALAR Puluhan ribu warga Kabupaten Takalar memadati Lapangan Makkattang Daeng Sibali, Sabtu (7/9/2024), untuk mengikuti acara “Jalan Sehat Romantis Anti Mager.” Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Anti Mager Takalar ini menarik minat warga baik secara online maupun offline, dengan atmosfer meriah sejak pagi. Acara semakin semarak dengan kehadiran pasangan bakal calon Gubernur dan […]

  • Mitigasi Dampak Cuaca Ekstrem, Pemprov Sulsel Minta BNPB Gunakan Teknologi Modifikasi Cuaca

    Mitigasi Dampak Cuaca Ekstrem, Pemprov Sulsel Minta BNPB Gunakan Teknologi Modifikasi Cuaca

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 241
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Cuaca ekstrem berupa hujan ringan hingga lebat yang disertai angin kencang diperkirakan masih akan melanda beberapa wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel). Untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) berencana melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Amson Padolo mengatakan proses modifikasi cuaca […]

  • Gara Gara Tawuran 12 Pemuda Diamankan Polisi

    Gara Gara Tawuran 12 Pemuda Diamankan Polisi

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2019
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 158
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Puluhan pemuda dari Lembang Buntu Sisong dengan pemuda Lembang Pa’buaran Kecamatan Makale Selatan terlibat tawuran dengan pemuda dikompleks Pasar Baru Makale. Kejadian terjadi, Kamis (28/3) sekitar pukul 19.00 Wita. Tawuran kedua kelompok itu dipicu karena sehari sebelumnya ada pemuda dari Pa’buaran dan Buntu Sisong dikeroyok oleh pemuda Pasar Baru Makale yang […]

expand_less