Setelah Bertemu Petani Pangkep, Mentan kunjungi Ponpes Shohwatul Is’ad
- account_circle Gibran
- calendar_month Rabu, 10 Apr 2019
- print Cetak

int
ZONAKATA.COM – PANGKEP Sejak tahun 2014 sampai saat ini, Mentan telah menggelontorkan bantuan sektor pertanian ke seluruh kabupaten kota di Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 15 triliun.
Ada bendungan senilai Rp.3 triliun dibangun di Pinrang, Palopo dan Jeneponto. Kemudian irigasi tersier 350 ribu hektare termasuk di Pangkep.
“Pembangunan irigasi ini peruntukkan bagi masyarakat, khusus di Sulsel sudah ada 350 ribu haktare irigasi telah dibangun dan semuanya gratis untuk petani,” ujar Mentan saat bertemu dengan 15.000 petani, penyuluh, pendamping desa serta santri tani milenial di Stadion Andi Mappe, Kabupaten Pangkep, Selasa (9/4).
Dijelaskan bahwa pihaknya terus komitmen untuk untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Dalam kegiatan itu, Menteri Pertanian memberikan bantuan pertanian dan peternakan senilai Rp34 miliar.
Bantuan itu berupa kambing 270 ekor, ayam 300 ribu ekor, benih padi inbrida, benih jagung, bibit kelapa 7000 batang, alat dan mesin pertanian (traktor roda dua 30 unit, combine harvester 3 unit, power threser 10 unit dan com shelter 10 unit).
Termasuk bantuan dana untuk program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM), Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) dan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM).
Di tempat yang sama Mentan melepas ekspor Umbi Porong 50 ton senilai Rp. 708,45 juta ke Vietnam dan Palm Kernel sebanyak 313 ton senilai Rp. 804 juta ke Malaysia.
Dalam kunjungan itu, Andi Amran Sulaiman menyempatkan diri mengunjungi dan memberikan bantuan kepada Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Shohwatul Is’ad.

Bantuan tersebut berupa 50 ekor kambing dan 2000 ekor ayam kampung untuk dibudidayakan dan dikembangbiakkan. Bantuan tersebut juga nantinya akan dijadikan sebagai media pembelajaran santri.
Dalam kesempatan itu, Andi Amran Sulaiman mengatakan, dari sekian banyak pesantren yang sudah dikunjungi di seluruh Indonesia, PPMI Shohwatul Is’ad merupakan salah satu pesantren terbaik.
Kepada Ketua Yayasan PPMI Shohwatul Is’ad, Mentan berharap agar terus menjaga kebaikan yang telah tertanam di pesantren ini, agar nantinya PPMI Shohwatul Is’ad menjadi rujukan semua pesantren di Indonesia bahkan dunia untuk pengembangan peternakan dan pertanian serta pengolahan pangan hasil peternakan dan perkebunan.
“Semoga ini dapat terjaga dengan baik, sehingga pesantren PPMI Shohwatul Is’ad dapat menjadi panutan pesantren di seluruh dunia untuk pengembangan peternakan dan pertanian serta pengolahan pangan” ,ungkapnya. (**)
- Penulis: Gibran
