Kerbau Harga Ratusan Juta Mati, Warga Sayangkan Respon Dinas Pertanian Toraja Utara
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Seorang warga Toraja Utara pemilik ternak kerbau bernama Yakob Tandi Payung sangat menyayangkan sikap pemerintah daerah dalam menangani kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.
Pasalnya, Yakob warga Dusun Kalindingan, Lembang (Desa) Salu, Kecamatan Sopai itu memiliki satu ekor kerbau belang (Bonga) yang harganya ratusan juta mendadak mati, Rabu (20/7) kemarin.
Warga setempat tidak mengetahui penyebab matinya kerbau Bonga tersebut, pasalnya takbpernah didatangi petugas kesehatan hewan dalam penanganan kasus PMK yang terjadi di wilayah Toraja.
Yakob menjelaskan, kerbau miliknya yang mati itu telah dilaporkan ke Kepala Lembang Salu. Namun tidak ada respon kelanjutan dari pemerintah daerah.
“Dimohon kepada dinas terkait, jika ada laporan masyarakat tentang hewan ternaknya agar ditindaklanjuti sehingga kita tahu penyebab kerbau kami mati,” kesal Yakob, Jumat (22/7).
Menurutnya, jika pemerintah lembang, camat dan dinas terkait bersinergi dengan cepat melakukan tindakan sehingga tidak membahayakan ternak lainnya.
Yakob mengakui pula, kerbau Bonga miliknya telah mati dipelihara sudah sekitar 5 tahun dan jarang keluar dari kandangnya.
“Sangat disesalkan, kurang respon cepat laporan masyarakat, jika ditangani cepat kami bisa hati-hati, jangan sampai penyakit pada kerbau saya ini menyerang kerbau lain dan menjangkiti hewan lainnya,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Lembang Salu, Rony Pata Allo setelah dikonfirmasi mengatakan Ia telah menghubungi penyuluh hewan di Dinas Pertanian Pemkab Toraja Utara.
“Saat saya terima laporan langsung menghubungi penyuluh Dinas Pertanian melalui telepon, namun mereka menyuruh untuk dikuburkan saja kerbau Bonga itu,” ungkap Rony.
Diakuinya pula bahwa masyarakatnya di Lembang Salu mengeluh dan menanyakan penyebab kerbau bonga mati mendadak, tanpa penanganan sama sekali. (*)
Ris/ZK
- Penulis: zonakatacom
