59 Tim Peserta Festival Paduan Suara Natal di Toraja Utara Akan Perebutkan Hadiah Utama Seekor Kerbau
- account_circle Gibran
- calendar_month Selasa, 7 Des 2021
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dalam menyambut Perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 mendatang akan mengelar sebuah event.
Event tersebut bertajuk Festival Paduan Suara Natal (Christmas Choir Festival) yang akan dimulai tanggal 12 hingga18 Desember 2021 di Lapangan Bakti Kecamatan Rantepao, Toraja Utara.
Pada konferensi pers, Sekretaris Daerah Toraja Utara, Rede Roni Bare menyampaikan festival paduan suara natal itu merupakan salah satu program dalam mewujudkan visi misi yaitu meningkatkan kapasitas lembaga keagamaan melalui kegiatan keagamaan.
“Ini kegiatan pembinaan mental dan spiritual, moral dan etika umat Kristen, sebagai salah satu perwujudan iman Kristen dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” ujar Rede, Selasa (7/12).
Sementara Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Toraja Utara, Harli Patriatno menjelaskan, tujuan diselenggarakan untuk tingkatkan kecintaan dan penghayatan lagu rohani, mendorong hasrat umat Kristen pada pembinaan kerohanian dan mengembangkan kreativitas seni budaya serta melestarikan budaya Toraja.
“Laporan terakhir ada 59 tim peserta yang akan ikut lomba, 46 tim dari wilayah Toraja Utara dan 13 tim dari luar Toraja, jumlah anggota tim minimal 60 orang dan peserta hanya sekali tampil dengan membawakan lagu wajib dan lagu pilihan,” ungkap Harli.
Sementara itu, kata Harli, peserta akan dikelompokkan menjadi dua yaitu kelompok A bagi peserta Kecamatan, OPD, dan organisasi gereja. Sedangkan kelompok B berasal dari peserta umum dari luar daerah.
“Pak Bupati berharap pada tahun ketiga, event ini sudah menjadi event nasional, karena di wilayah Sulsel, baru Toraja Utara yang adakan,” terang Harli.
Sekaitan penerapan Protokol Kesehatan, panitia menyiapkan aturan bagi setiap tim agar peserta dari daerah wajib telah vaksin pertama dan dua.
Sementara bagi peserta dari luar daerah baik penyanyi, dirigen, offical agar persyaratan minimal telah vaksin dosis pertama dan wajib Rapid Test, jika ditemukan punya gejala maka dipulangkan ke daerahnya.
“Persiapan sudah baik, tinggal penyelesaian akhir dan tanggal 12 Desember mendatang acara sudah dimulai. Terkait anggaran berasal dari pemerintah daerah dibantu beberapa sponsor, yang diharapkan dapat menjadi daya tarik pariwisata sehingga kedepan diharapkan dapat menjadi event nasional,” pungkas Harli.
Katanya, panitia akan menyiapkan pengamanan dari TNI-Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan serta Satgas Covid-19 dalam menerapkan aturan Protokol Kesehatan.
Panitia menyiapkan lima juri yang berkualitas dan punya tred record yang baik terdiri dari pesparawi, guru musik, pecinta lagi dan pelaku seni budaya.
Dari 59 tim sebagai peserta akan memperebutkan hadiah utama atau juara satu yakni satu ekor kerbau, juara 2 Rp. 20 Juta dan juara 3 Rp. 15 Juta, juara 4 Rp. 10 Juta, juara 5 Rp. 7,5 Juta, juara 6 Rp. 5 Juta dan khusus kelompok A uang pembinaan nomor urut 8-13 diberikan Rp. 1,5 Juta dan urutan 14-19 masing-masing akan diberikan Rp. 1 Juta.
Turut hadir pada Konferensi Pers itu, Sekretaris Diskominfo SP Toraja Utara, Anugrah Y. Rundupadang dan Sekretaris Panitia Festival Paduan Suara Natal, Jisan Pakilaran dan puluhan awak media.
Ris/ZK
- Penulis: Gibran
