Banyak dipertanyakan, Kenapa Wabup dan Kapolres Toraja Utara Dapat Suntikan Vaksin Dosis Ketiga?
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
- print Cetak

Kepala Dinas Kesehatan Toraja Utara Elizabeth R Zakaria
ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Kabupaten Toraja Utara merupakan satu-satunya daerah telah melakukan launching vaksinasi Moderna atau vaksin Covid-19 dosis ketiga di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Launching vaksinasi ketiga dilakukan bagi tenaga kesehatan (Nakes) termasuk para dokter di halaman lantai 2 kantor Bupati Toraja Utara eks hotel Marante Kecamatan Tondon, Selasa (10/8) lalu.
Tak hanya Nakes, ternyata Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga ikut di vaksin diantaranya Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong dan Kapolres AKBP Yudha Wirajati Kusuma.
Padahal Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa pemberian vaksinasi dosis ketiga dikhususkan untuk para tenaga kesehatan dengan pertimbangan kelompok ini risiko penularan COVID-19 yang paling tinggi.
Pemkab Toraja Utara menerima bantuan vaksin Moderna 73 vial dari Kementrian Kesehatan RI melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Bupati Yohanis Bassang mengatakan Toraja Utara termasuk 415 kota di Indonesia yang mendapatkan vaksin Moderna bagi tenaga kesehatan.
“Tenaga kesehatan adalah ujung tombak pelayan dilapangan, pembagian vaksin merata disemua lini, terutama petugas kesehatan yang lebih banyak bersentuhan dengan pelayanan,” ujar Yohanis Bassang disapa Ombas.
Menanggapi vaksin para Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan Toraja Utara Elizabeth R Zakaria mengatakan keterlibatan pimpinan daerah untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga hanya sebagai penguatan kepada tenaga kesehatan.
“Kehadiran Forkopimda sebagai penguatan saja kami libatkan, tapi kita ketahui jika utama untuk para Nakes, tahap pertama hampir semua dokter terlibat penanganan Covid-19 sudah kita vaksin,” ujarnya, Kamis (12/8).
Lanjut Elizabeth, tahap pertama Nakes yang divaksin Moderna para dokter dan perawat di rumah sakit maupun Puskemas yang terlibat langsung menangani pasien Covid-19.
“Pemerintah daerah berharap ada tenaga Nakes di prioritaskan, karena mereka berhubungan langsung agar ada benteng melawan virus dalam dirinya agar tidak mudah terpapar,” terangnya
Diketahui vaksin Moderna tahap pertama, Pemkab Toraja Utara menghabiskan 700 lebih dosis vaksin setelah menerima 1.022 vaksin (73 vial) dan masih menyisahkan 300 lebih dosis kepada tenaga kesehatan yang belum sempat vaksin dan menargetkan nakes di klinik-klinik.
Kacabjari Tana Toraja di Rantepao, Deri F Rachman dan Dandim 1414 Tana Toraja Letkol Inf.Amril Hairuman Tehupelasury S I.P juga hadir saat launching namun tidak mengikuti vaksin dosis ketiga. (*)
Ris/Juf/ZK
- Penulis: zonakatacom
