Pembangunan Masjid 99 Kubah Dilanjutkan, Progres Sudah 35 Persen
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Sabtu, 10 Jul 2021
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menunjukkan keseriusannya dalam upaya melanjutkan pembangunan Masjid 99 Kubah yang berada di area Center Point of Indonesia (CPI) Makassar.
Pada tahun 2021 ini, Pemprov melanjutkan pembangunan masjid yang akan menjadi salah satu ikon wisata religi di Sulsel itu. Saat ini tengah dilakukan pembangunan tahap lanjutan Masjid 99 Kubah itu.
“Saat ini tengah progres pembangunan Masjid 99 Kubah. Kita komitmen pembangunan masjid ini kita lanjutkan. Harapan kita semua, sama-sama ingin segera menjalankan ibadah di masjid tersebut,” kata Andi Sudirman.

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUTR Sulsel, Haeruddin menyampaikan, bahwa saat ini progres realisasi di lapangan sekitar 35,09 persen.
“Bapak Plt Gubernur selalu mengingatkan agar bahan yang digunakan sesuai dengan spesifikasi dan mutu yang baik,” ungkapnya.
Dikatakan, untuk bahan material konstruksi, umumnya didatangkan dari luar Sulsel, seperti marmer, keramik dan railing untuk area pelataran suci. Menurutnya ini bentuk kepedulian Andi Sudirman dalam pembangunan sarana ibadah.
Dari hasil pemeriksaan kondisi atap, ditemukan ada yang mengalami kebocoran. Ini karena ada yang karatan yang mengakibatkan sirip enamel pada kubah Masjid banyak yang terlepas
“Karena berkarat banyak atapnya yang bocor. Nanti akan diinventaris kembali. Bapak Plt Gubernur selalu mengingatkan agar berhati-hati dalam pembangunan ini agar bisa dimanfaatkan banyak orang,” pungkasnya.
Untuk diketahui Masjid 99 Kubah ini didesain oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang saat itu masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung. Proses pembangunannya dimulai pada 1 Juni 2017 silam yang ditandai dengan suara sirene yang dibunyikan oleh Gubernur Sulsel saat itu, Syahrul Yasin Limpo.

Masjid 99 Kubah ini berukuran 72 x 45 meter itu mempunyai 99 kubah dan mampu menampung 13.075 jemaah. Masjid ini dibagi menjadi tiga area, yaitu ruang salat utama dengan kapasitas 3.880 jemaah, ruang mezzanine dengan kapasitas 1.005 jemaah dan area pelataran suci yang dapat menampung sekitar 8.190 jemaah
Masjid ini dibangun dengan menggunakan dana sebesar Rp160 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi. Namun hingga masa jabatan Syahrul Yasin Limpo sebagai Gubernur Sulsel berakhir, masjid ini belum tuntas diselesaikan.**
- Penulis: zonakatacom
