Tampil Elegan di Debat Publik, Rinto-Pasodung Komitmen Bangun Pariwisata Toraja Utara
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Minggu, 22 Nov 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Debat publik kandidat Pilkada Toraja Utara 2020 yang digelar oleh KPU, berlangsung di Hotel Four Points Seraton Makassar, Sabtu (21/11). Debat ini disiarkan langsung oleh Kompas TV.
Debat yang mengangkat tema ‘Memajukan Kabupaten Toraja Utara Melalui Peningkatan Kesejahteraan dan Pelayanan Kepada Masyarakat’, pasangan nomor urut 1 Yosia Rinto Kadang-Yonathan Pasodung (Rindu) tampil dengan tenang.
Hal ini terlihat saat pasangan yang dikenal dengan tagline Rindu ini menyampaikan gagasan, ide serta visi misi mampu dipaparkan dengan baik. Bukan sekadar retorika belaka tetapi uraian dan pesan yang disampaikan itu sangat terukur.
Dalam pemaparannya, Yosia Rinto Kadang menawarkan program unggulan ditengah pandemi Covid-19 dengan membangkitkan UMKM dan ekonomi kreatif di Toraja Utara. Salah satu faktor yang bisa menunjang, adalah pengembangan pariwisata.
Salah satu yang menjadi program unggulan dari paslon Rindu adalah Kartu Pariwisata. Melalui Kartu ini akan meningkatkan PAD. Menurut Rinto kartu ini akan ditempatkan diseluruh objek-objek wisata yang ada di Toraja Utara.
“Bagi para wisatawan yang ingin berwisata, akan ada digitalisasi pariwisata melalui kartu pariwisata yang akan mempermudah akses ke objek-objek wisata yang ada di Toraja Utara,” ujar Rinto.
Selain menyampaikan digitalisasi pariwisata lewat kartu pariwisata Rinto juga menyampaikan akan ada Kartu Retribusi yang nantinya akan berfungsi sebagai alat pembayaran transportasi. Ini disebut akan bisa mengurai kemacetan yang sering terjadi di Toraja Utara.
“Tidak ada lagi karcis, yang ada kartu yang sifatnya seperti e-Money. Juga ada kartu retribusi sebagai alat pembayaran transportasi,” kata Rinto sambil memperlihatkan Kartu Pariwisata dan Retribusi itu.

Sementara, calon Wakil Bupati Yonathan Pasodung menambahkan, manfaat kartu pariwisata ini adalah salah satunya untuk mengatasi kebocoran pungutan yang ada, karena bukan lagi bentuk cash tapi E-Money.
“Kartunya sudah kami siapkan. Ini nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat. Untuk itu jika kami diamanahkan memimpin Toraja Utara, maka ekonomi kreatif, ekonomi kerakyatan, dan UMKM akan kami gerakkan, melalui salah satu sektor, yakni pariwisata,” jelas Pasodung.**
- Penulis: zonakatacom
