Kunjungan Balita Ke Posyandu di Tana Toraja Mengalami Penurunan
- account_circle Gibran
- calendar_month Sabtu, 14 Nov 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Jumlah kunjungan ke Posyandu di Tana Toraja mengalami penurunan yang tajam pada tahun 2020 ini. Dimana pada tahun ini kunjungan hanya 53 persen dibanding 2019 lalu sekitar 70 persen
Sehingga kunjungan bayi dibawah lima tahun (Balita) ke Posyandu, baik di 2019 dan 2020 ini pun belum mencapai target yakni 90 persen. Ini perlu menjadi perhatian bersama karena ini bisa menjadi faktor jumlah anak stunting bertambah dalam beberapa tahun ke depan
Kepala Dinas Kesehatan Tana Toraja dr Ria Minolhta saat dikonfirmasi via whatsapp, Jumat (13/11) menyebut, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Diantaranya, daya tarik posyandu yang masih kurang dari segi program dan fasilitas layanan, kesadaran orang tua balita, serta kurangnya peran aktif sektor terkait terhadap Posyandu.
“Banyak orang tua balita yang khawatir datang ke posyandu, karena pandemi Covid-19,” ungkap dr Ria.
Padahal menurutnya, dengan rutin melakukan kontrol ke Posyandu merupakan salah satu cara dalam mencegah masalah stunting pada anak. Dijelaskan, jika posyandu adalah tempat untuk dilakukan memantau pertumbuhan balita.
Seperti pengukuran berat badan, tinggi badan dan umur balita yang menjadi indikator utuk mengetahui status gizi anak seperti stunting, wasting dan gizi kurang sampai gizi buruk.
“Hal ini harusnya dilakukan setiap bulan sehingga gangguan tumbuh kembang dapat dideteksi secara dini dan di intervensi dengan cepat dan tepat,” ungkapnya.
Selain itu, kata dr Ria, posyandu adalah wadah pembinaan bagi orang tua balita atau keluarga di 1000 HPK tentang pola asuh anak melalui bina keluarga balita. Namun, fakta yang ada saat ini setelah imunisasi lengkap pada bayi (0-11bulan) orang tua balita tidak lagi berkunjung ke posyandu.
Padahal menurut dr.Ria, seharusnya balita harus dibawah ke posyandu mulai umur 0 sampai 5 tahun untuk pemantauan tumbuh- kembang.
“Dan mirisnya lagi bagi petugas kesehatan, kadang-kadang harus melakukan sweeping balita ke rumah balita sambil membawa timbangan dengan menempuh perjalanan yang jauh”. Pungkasnya.
Tom
- Penulis: Gibran
