Pesona Sungai Pasir Putih Bau di Pertemuan Tiga Sungai di Bonggakaradeng
- account_circle Gibran
- calendar_month Minggu, 30 Agt 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Pesona keindahan alam Toraja, memang tiada pernah habisnya. Salah satunya pesona sungai pasir putih yang terletak di Bau, Kecamatan Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja.
Hamparan pasir putih terbentuk dari pertemuan tiga sungai, yakni sungai Masukku, Mappa dan Sa’dan yang kemudian membentuk pulau di tengahnya. Tak heran jika pemandangan sekitarnya sungguh apik, dimana deretan gunung-gunung yang menjulang tinggi, yang terdengar hanyalah suara gemericik air sungai dan burung di udara.

Untuk sampai di tempat ini, anda akan menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam dari pusat kota Makale. Akses jalan saat menuju Lembang Bau, masih cukup terjal sehingga disarankan pagi para pengunjung untuk tetap berhati-hati dalam berkendara.
Namun, semua pengorbanan dalam perjalanan akan terbayar dengan keindahan kampung kecil yang masih terisolir tersebut. Desa ini belum terjangkau signal, sehingga cocok bagi para pengelana untuk rehat sejenak dari hiruk pikuk media sosial.
“Saat anda mulai lelah akan pekerjaan dan tugas yang menumpuk, cobalah untuk kembali ke alam. Datang ke tempat ini, akan membuat rasa jenuh terobati,”ungkap Andre, salah satu pengunjung dari Komunitas Stupid Traveler.
Saat tiba di kantor Lembang Bau, anda akan menyusuri pinggiran sungai dan kemudian menyeberang ke pulau tengah sungai yang berbentuk seperti buah hati ( cinta ).
Tetapi tidak disarankan untuk berenang di lokasi pertemuan tiga sungai. Warga sekitar masih percaya akan pamali, maka cukup menikmatinya dari pinggiran saja. Anda dapat berenang di lokasi dekat jembatan gantung, dimana warga biasanya mandi.

Tak hanya itu, anda dapat menyaksikan pula ternak warga seperti sapi dan kuda yang dilepas bebas di bukit-bukit. Berswafoto tentu menjadi hal yang tak boleh terlewatkan.
Jika anda berkunjung, tetaplah menjaga alam lestari dengan tidak membuang sampah plastik di sembarang tempat.
📷 Krisna
- Penulis: Gibran
