Ditengah Wabah Covid-19, Mahasiswa di Toraja Utara Belum Tersentuh Bantuan dari Pemkab
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Senin, 4 Mei 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Sejak ada wabah Covid-19 muncul di Indonesia dan diberlakukan kebijakan pembatasan sosial, mahasiswa yang sedang menempuh studi di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, ikut terdampak dengan kebijakan ini.
Mereka mulai kesulitan ekonomi seperti penyediaan bahan makanan dan membayar biaya sewa rumah atau biaya kost, belum lagi biaya perkuliahan.
“Sebelum ada virus Corona, kami mahasiswa menjalankan aktivitas perkuliahan seperti biasa. Namun setelah adanya wabah ini dan adanya imbauan pemerintah untuk tidak keluar rumah, maka kami mulai kesulitan mencari makan minum dan kebutuhan lainnya,” kata Agri Mafinto Day To Rinto mahasiswa UKI Toraja, Minggu (3/5).
Menurut Agri, untuk tetap bertahan di kontrakan masing-masing, para mahasiswa pun harus patungan untuk membeli makan.
“Selama 14 hari pertama kami di masing-masing makan apa adanya. Untuk makan kami harus patungan yang penting bisa bertahan,” jelas mahasiswa asal Kalimantan Utara yang menempuh pendidikan di Toraja ini.
Agri yang mengambil jurusan PGSD ini mengatakan kiriman uang dari orangtua untuk makan dan minum pun agak tersendat.
“Ada puluhan mahasiswa asal Kalimantan yang saat ini tinggal dikontrakan, dan mengandalkan hidup dari kiriman orang tuanya. Namun saat kondisi seperti ini kiriman itu juga mulai tersendat,” jelas Agri.
Untuk itu mahasiswa semester VIII ini berharap agar ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dengan melihat kondisi yang dialami oleh mahasiswa khususnya yang berasal dari perantauan.
“Pemerintah Kabupaten Toraja Utara seakan tidak peduli pada kami mahasiswa dari luar Toraja. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Toraja Utara segera menyalurkan bantuan kepada kami sampai situasi membaik dan kembali normal. Tolong perhatikan kami. Kami lapar. Anggaran pusat dan daerah untuk wabah Covid-19 ini kemana saja?,” kata Agri.
Hal yang sama dikemukakan Rudi Sumari, mahasiswi semester VI UKI Toraja jurusan Bahasa Inggris, mengatakan sejak adanya wabah Covid-19, dirinya mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan keperluan kuliah.
“Kami mahasiswa asal Papua yang saat ini sedang menuntut ilmu di Toraja mengalami kesulitan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan aktivitas kuliah pun terhambat karena kuliah menggunakan sistim online,” ungkap Rudi Sumari.
Ia menambahkan orangtuanya pun mengalami kesulitan dalam mengirimkan uang makan dan kebutuhan lain.
“Orangtua kami belum bisa mengirimkan uang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, bayar kuliah, dan beli paket data untuk kuliah online. Kami bertahan dengan apa adanya,” jelas Sumari.
Mahasiswa ini berharap pemerintah dapat melihat kondisi mereka yang berada dalam karantina mandiri.
“Kami minta perhatian dari Pemkab Toraja Utara,” jelasnya.
Para mahasiswa dari luar ini tersebar di berbagi kos di Kabupaten Toraja Utara.
📷 rls
- Penulis: zonakatacom
