Polres Turunkan Personil Untuk Evakuasi Korban Tanah Longsor di Makale Selatan
- account_circle Gibran
- calendar_month Minggu, 5 Apr 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Hujan deras selama berjam jam tanpa jeda yang mengguyur Kabupaten Tana Toraja pada hari Sabtu (4/4) kemarin, mengakibatkan banjir hingga di berbagai titik di area kota Makale.
Hujan deras tersebut bukan hanya mengakibatkan banjir, bahkan mengakibatkan terjadinya kejadian tanah longsor di berbagai kecamatan.
Salah satu kejadian tanah longsor terjadi di wilayah kecamatan Makale Selatan, tepatnya di Kampung Bottong Dusun Putu’ Lembang Randan Batu, kejadiannya Sabtu 4 Maret 2020 sekitar pukul 24.00 Wita
Longsor yang terjadi ini mengakibatkan tiga rumah warga mengalami kerusakan, bahkan tiga warga meninggal dunia pada peristiwa ini.
Pasca kejadian, Polres Tana Toraja langsung menurunkan personilnya ke lokasi kejadian, Minggu (5/4) untuk melakukan langkah langkah kepolisian yakni personil Polsek Makale serta tim Inafis Sat Reskrim.
Menurut Humas Polres Tana Toraja, Aiptu Erwin, bahwa personil kepolisian yang tiba dilokasi langsung melakukan evakuasi dan pencarian korban meninggal, yang dibantu oleh warga setempat.
“Bersama warga setempat membantu mengevakuasi dan Tim Inafis Sat Reskrim melakukan identifikasi korban yang berhasil ditemukan,” kata Erwin.
Tiga korban yang berhasil dievakuasi masing masing Bottong (70 thn), Risa’ (35 thn) dan Yan (15 thn). Seluruh korban merupakan satu keluarga dan warga Dusun Putu’ Lembang Randan Batu Kecamatan Makale Selatan.
Selain mengevakuasi korban pihak kepolisian memberikan himbaun ke warga untuk mengevakuasi diri, lebih tepatnya mengungsi sementara untuk menghindari adanya longsor susulan.
“Dengan adanya retakan pada tebing itu, maka sangat berpotensi terjadinya tanah longsor susulan, untuk itu 8 KK yang berada di sekitar lokasi kejadian di sarankan untuk mengungsi,” ujar Erwin.
Saat ini pemerintah setempat mulai mendata rumah warga yang berpotensi mengalami longsor susulan untuk sementara waktu akan diungsikan untuk mencegah timbulnya korban jiwa.
Sumber: Humas Polres Tana Toraja
- Penulis: Gibran




