Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Yusril Sarankan Gubernur Sulsel Ladeni Hak Angket DPRD

Yusril Sarankan Gubernur Sulsel Ladeni Hak Angket DPRD

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Jumat, 5 Jul 2019
  • print Cetak

ZONAKATA.COM Hak angket DPRD terhadap pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman telah bergulir sejak sebulan lamanya. Kini hak angket tersebut sudah memasuki tahap pemanggilan pihak terkait.

Adanya hak angket itu, mengundang perhatian sejumlah pihak. Setelah mantan ketua Mahkamah Konstitusi Prof Jimly Asshiddiqie berkomentar, kini giliran Yusril Ihza Mahendra yang ikut angkat bicara.

Menurut Yusril, secara prinsip Hak Angket atau hak penyelidikan seharusnya dipergunakan oleh DPRD ketika kepala daerah melakukan pelanggaran hukum, sementara aparat penegak hukum di daerah tersebut tidak berani melakukan penyelidikan dan penyidikan karena kepala daerah otoriter dan sewenang-wenang.

Dikatakan jika, Hak Angket itu senjata bagi DPRD untuk menyelidiki kepala daerah yang terindikasi melakukan pelanggaran hukum, sementara polisi dan jaksa tidak berani mengusutnya karena kepala daerahnya otoriter.

“Di situlah DPRD turun tangan atas nama rakyat untuk mengambil alih tugas aparat penegak hukum,” ujar Yusril Ihza Mahendra, Jumat (5/7) seperti yang dilansir dari Sindonews.

Dijelaskan bahwa UU memberi kewenangan kepada DPRD melalui Hak Angket untuk melakukan penyelidikan yang sebenarnya merupakan tugas aparat penegak hukum seperti polisi, jaksa dan hakim.

Jika penyelidikan panitia Hak Angket DPRD ternyata membuktikan bahwa kepala daerah melanggar hukum, maka keluarlah rekomendasi DPRD kepada polisi atau jaksa agar melakukan langkah hukum terhadap kepala daerah yang otoriter tersebut.

“Contoh kasus pelanggaran yang bisa dilakukan Hak Angket, misalnya kepala daerah korupsi atau kepala daerah yang menyelewengkan anggaran,” kata Yusril.

Untuk itulah, Yusril mengaku heran dengan lima indikasi pelanggaran hukum yang dijadikan pijakan DPRD Sulsel untuk mengeluarkan Hak Angket terhadap Gubernur Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.

Diketahui, ada lima indikasi pelanggaran yang bakal diselidiki DPRD Sulsel yakni:

  1. Terbitnya SK Wakil Gubernur melantik 193 pejabat di Pemprov Sulsel yang mengindikasikan dualisme kepemimpinan di Pemprov Sulsel.
  2. Indikasi KKN dalam mutasi ASN karena gubernur atau wagub membawa ASN dari Kabupaten Bantaeng dan Bone.
  3. Indikasi KKN penempatan pejabat eselon IV hingga eselon II.
  4. Pencopotan Jumras (Kepala Biro Pembangunan) dan Lutfi Natsir (Kepala Inspektorat).
  5. Penyerapan anggaran masih rendah.

“Melihat kelima indikasi itu, seharusnya yang paling tepat digunakan DPRD adalah Hak Interpelasi atau Hak Bertanya. Artinya DPRD mempertanyakan kebijakan kepala daerah,” jelas Yusril.

Menurut Yusril, Hak Angket DPRD Sulsel sangat kental menunjukkan persoalan politik ditarik ke ranah hukum.

“Politik itu yang hitam bisa jadi putih, yang putih bisa dijadi hitam,” katanya.

Yusril menilai, sebenarnya jika dasar pengajuannya salah, DPRD Sulsel bisa saja membatalkan Hak Angketnya.

“Tapi apa DPRD mau menganulir Hak Angketnya? Pasti malu dong,” katanya sembari tertawa.

Oleh sebab itu, Yusril menyarankan Gubernur Nurdin Abdullah agar tak gentar dengan Hak Angket yang ditujukan kepadanya. Gubernur memang wajib datang ketika dipanggil Pansus Hak Angket.

“Tapi nanti di persidangan, Gubernur boleh bilang, mohon maaf DPRD tidak relevan mengajukan Hak Angket kepada saya. Boleh dong Gubernur menyampaikan haknya untuk keberatan. Kalau saya jadi Gubernur Nurdin Abdullah, saya bakal ladeni DPRD,” pungkas Yusril. **

dilansir dari Sindonews

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Wakapolres Tana Toraja Ingatkan Jajarannya Netral Dalam Pilkada 2020

    Wakapolres Tana Toraja Ingatkan Jajarannya Netral Dalam Pilkada 2020

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 158
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Waka Polres Tana Toraja Kompol. Jacob Lobo kembali mengingatkan anggotanya agar tetap menjaga netralitas dan citra institusi jelang Pilkada Tana Toraja 2020. Hal tersebut ditegaskan Waka Polres saat memimpin apel di Mapolres Tana Toraja, Senin (27/1). “Jelang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, netralitas personel harus tetap dijaga dan tidak […]

  • Lampaui Target RPJMD, Hingga September 2022 Investasi di Sulawesi Selatan Mencapai Rp 9,991 T

    Lampaui Target RPJMD, Hingga September 2022 Investasi di Sulawesi Selatan Mencapai Rp 9,991 T

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dibawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman berhasil melebihi target RPJMD Tahun Anggaran 2022 untuk investasi.

  • Mahasiswa Terkesan Sosok Prof Budu Dalam Dialog Terbuka Calon Rektor, Sangat Matang untuk Memimpin Unhas

    Mahasiswa Terkesan Sosok Prof Budu Dalam Dialog Terbuka Calon Rektor, Sangat Matang untuk Memimpin Unhas

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 228
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas MIPA Universitas Hasanuddin menggelar Dialog Terbuka Calon Rektor Unhas yang dihadiri berbagai mahasiswa yang berasal dari beberapa Fakultas di Unhas. Kamis, 18 Desember 2025. Dialog terbuka ini menghadirkan seluruh calon Rektor, dengan tema “Kampus Untuk Mahasiswa”, dengan harapan diperlukannya keberpihakan kampus terhadap mahasiswa yang selama ini di […]

  • Sepekan Buron, Sopir Angkot Cabul di Tana Toraja Akhirnya Ditangkap Polisi

    Sepekan Buron, Sopir Angkot Cabul di Tana Toraja Akhirnya Ditangkap Polisi

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 467
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Pelarian Hendrikus Roi Modu alias HRM pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur di Tana Toraja, Sulawesi Selatan akhirnya terhenti di Sudiang, Kota Makassar, Senin (16/10/2023). Pria berusia 25 tahun tersebut berhasil ditemukan Polisi saat bersembunyi di rumah kerabatnya. Hendrikus diketahui selama ini buron, setelah melakukan aksi pencabulan terhadap siswi SMP […]

  • KPU Dalam Waktu Dekat Simulasikan Tiga Opsi Penundaan Pilkada 2020

    KPU Dalam Waktu Dekat Simulasikan Tiga Opsi Penundaan Pilkada 2020

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 169
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM Komisi Pemilihan Umum dalam waktu dekat akan melakukan simulasi tiga opsi penundaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Ini untuk menindaklanjuti kesepakatan antara KPU, Komisi II DPR, dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yang memutuskan untuk menunda pelaksanaan Pilkada karena pandemi virus corona. Atas kesepakatan itu, KPU mengusulkan tiga alternatif pelaksanaan waktu Pilkada lanjutan. Komisioner KPU […]

  • Polres Tana Toraja Gelar Doa Bersama untuk 3 Polisi yang Tewas Ditembak di Way Kanan

    Polres Tana Toraja Gelar Doa Bersama untuk 3 Polisi yang Tewas Ditembak di Way Kanan

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 178
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA   Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Polres Tana Toraja menggelar doa bersama bagi tiga anggota polisi yang gugur dalam insiden penembakan saat menggerebek praktik judi sabung ayam di Nagara Batin, Way Kanan, Lampung. Doa bersama ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tana Toraja, AKBP Malpa Malacoppo, yang dilaksanakan di Mako Polres, Selasa (19/3/2025). Tragedi […]

expand_less