Yosia Rinto: Gubernur Sulsel Tetap Perhatikan Toraja
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Dapil X (Toraja dan Luwu Raya), Yosia Rinto Kadang, menanggapi kritik terkait minimnya perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.
Sejumlah pihak menyayangkan karena tidak ada satu pun ruas jalan di wilayah Toraja yang masuk dalam program multiyears Pemprov Sulsel tahun anggaran 2025. Hal yang sama juga terjadi di Luwu Raya, yang turut menuai protes dari sejumlah anggota DPRD Sulsel.
Namun, menurut Yosia Rinto Kadang (YRK), perhatian Pemprov Sulsel terhadap wilayah Toraja sebenarnya cukup besar.
“Kalau bicara perhatian Pemprov Sulsel, khususnya Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, saya melihat sangat besar, tidak hanya di sektor infrastruktur jalan tapi juga pertanian, khususnya pembangunan saluran irigasi,” ujar Rinto dalam rilisnya, Selasa (12/8/2025).
Sebagai anggota Komisi D DPRD Sulsel yang membidangi perencanaan pembangunan dan infrastruktur, Rinto menegaskan bahwa salah satu usulan yang ia perjuangkan telah mendapat respons positif dari Pemprov Sulsel. Usulan tersebut adalah program Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk mendukung swasembada pangan.
Anggaran program ini telah disetujui melalui Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan, dengan total Rp6.222.916.750 untuk tahun anggaran 2025, 2026, dan 2027.
Program ini mencakup delapan daerah irigasi, yaitu:
- D.I Tallung Ura – Kabupaten Enrekang
- D.I Balombong – Kabupaten Toraja Utara
- D.I Makawa – Kabupaten Luwu
- D.I Lengkong Pini – Kabupaten Luwu
- D.I Bungadidi – Kabupaten Luwu Utara
- D.I Kuri-Kuri Kasambi – Kabupaten Luwu Utara
- D.I Tubu Ampak – Kabupaten Luwu dan Luwu Utara
- D.I Angkona – Kabupaten Luwu Timur
Selain itu, pada tahun 2025, Pemprov Sulsel juga menganggarkan pembangunan Jembatan Sungai Marandang yang berada pada ruas jalan penghubung Passobo–Matangli–Masuppu di Kabupaten Tana Toraja.
Rinto, yang juga merupakan mantan Wakil Bupati Toraja Utara periode 2016–2021, menegaskan bahwa pembahasan anggaran tahun 2026 masih berlangsung.
“Kami di Komisi D sedang berjuang dan terus berkomunikasi dengan OPD terkait agar pekerjaan lanjutan jalan provinsi di Tana Toraja, Toraja Utara, dan Luwu Raya dapat dianggarkan tahun depan,” ujar Ketua DPD Partai NasDem Toraja Utara itu.
Ia juga menyebut bahwa usulan anggaran untuk tahun 2026 sudah dikomunikasikan langsung kepada Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, yang merespons positif dan menyatakan harapan agar kelanjutan proyek-proyek tersebut bisa dilaksanakan tahun depan.
Risna
- Penulis: zonakatacom
