Welem Disebut “Oppo”, DPP Tunjuk Calvin Jabat Wakil Ketua DPRD Torut
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Minggu, 15 Sep 2019
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Partai Golkar menguasai kursi Ketua DPRD di 10 daerah. Namun sejumlah nama yang ditunjuk menjabat pucuk pimpinan berdasarkan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar tidak banyak petahana ketua yang bertahan (oppo).
Kursi pimpinan DPRD milik Golkar di beberapa daerah ada yang berpindah ke pendatang baru. Kota Palopo misalnya, Golkar tak lagi menunjuk legislator petahananya namun pucuk pimpinan DPRD jatuh ke tangan pendatang baru, Nurhaenih.
Sama halnya dikota Parepare, mantan Camat Bacukiki, Andi Nurhatina Tipu menjadi Ketua DPRD, menggantikan Kaharuddin Kadir. Yang cukup mengejutkan terjadi di Luwu Utara dimana Politisi senior Golkar, Mahfud Yunus, yang sudah 5 periode menjadi anggota DPRD harus diganti oleh Basir yang notabene merupakan pendatang baru.
Di Bone juga demikian, DPP Golkar mempercayakan kepada Irwandi Burhan, peraih suara terbanyak Pileg 2019 lalu menjabat Ketua DPRD, menggantikan Andi Akbar Yahya yang sudah menjabat tiga periode.
Untuk Ketua DPRD Tana Toraja masih dijabat Welem Sambolangi untuk ketiga kalinya. Ketua DPRD Maros, Patarai Amir, Soppeng Syahruddi, , Luwu Timur Amran Syam, Luwu Utara Basir, Selayar Mappatunru, dan Ketua DPRD Enrekang dijabat, Muh Idris Sadik.
Sementara, untuk Wakil Ketua DPRD, Golkar juga menunjuk pendatang baru. Seperti Kota Makassar Andi Nurhaldin, Jeneponto Irmawati, Luwu Timur Zulkifli, Toraja Utara Calvin Parapak Tondok, dan Barru Kamil Ruddin. Daerah lainnya seperti Sidrap dijabat oleh Sugiarno Bahri, Pinrang Syamsuri, Pangkep Andi Ilham Zainuddin, Sinjai Muh Sabir, dan Takalar Muh Jabir Bonto.
Dilansir dari fajarcoid, Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Waris Halid mengatakan jika SK tersebut akan diserahkan langsung ke DPD I, yang selanjutnya diteruskan ke DPD II untuk ke DPRD.
“SK sudah ada tetapi belum diterima oleh DPD I,” katanya. **
- Penulis: zonakatacom
