Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemerintahan » Wakil Menteri Desa PDTT Dukung Program Budidaya Pisang di Sulsel

Wakil Menteri Desa PDTT Dukung Program Budidaya Pisang di Sulsel

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyambut kedatangan Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (Wamendes PDTT), Prof. Paiman Raharjo di Sulsel. Penyambutan dikemas dalam acara silaturahmi bersama dengan kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel dan akademisi, di Pelataran Inninawa (Lakipadada) Rumah Jabatan Gubernur, Selasa malam, 10 Oktober 2023.

“Malam ini kita kedatangan tamu istimewa, Wamendes PDTT RI. Beliau ini adalah guru saya dan sahabat saya dan beliau tadi sudah memberikan inspirasi banyak kepada kita,” kata Bahtiar.

Paiman yang juga Rektor Universitas Moestopo Jakarta dalam sambutannya memberikan arahan bagaimana mengelola desa. Bahtiar menyebutkan, Ini sejalan dengan program prioritasnya satu tahun ke depan. Desa ini adalah ujung tombak pembangunan, pemerintahan dan ujung segalanya. Maka desa maju, Provinsi Sulsel maju, Indonesia maju.

“Maka kita harus membuat cara, cara baru yang lebih efektif mengatasi masalah yang Pak Presiden sampaikan soal inflasi dan stunting, dan seterusnya. Saya kira desa-desa di Sulsel akan maju dan berkembang jika program-program tadi yang berbasis dengan kultur dan alam dengan sosial budaya kita, baik perikanan, kelautan maupun peternakan. Saya kira itu fokus kita, termasuk kekuatan sumber daya desa yang sudah dialokasikan Presiden Jokowi luar biasa. Ini harus kita manfaatkan peluang ini,” ujarnya.

Adapun Paiman menyatakan, membangun dari desa merupakan salah satu program Jokowi dalam Nawacita, yaitu membangun dari pinggiran.

“Bagaimana cara kita meningkatkan atau membangun sebuah desa, tentunya seperti yang disampaikan Pak Gubernur bahwa kita harus berdasarkan potensi dan kultur. Tidak bisa kita membangun sebuah desa yang beda dengan konsep yang di desa yang beda dengan kultur dan potensi yang ada di desa,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata Paiman, apa yang telah dimiliki desa dan sudah dikembangkan oleh desa. Itu yang harus dikonsep, misalnya kulturnya pertanian ataupun perikanan, tetapi dipaksa menjadi industri, itu akan sulit akan maju, karena kulturnya beda.

Lanjutnya, membangun desa ini, juga harus mencari sebuah potensi kearifan lokal desa, dengan adanya kearifan lokal desa, dikembangkan kemudian diboomingkan, ini akan menjadi nilai ekonomi. Sesuatu yang memiliki nilai ekonomi ketika berkembang di suatu desa, maka desa itu akan bisa menopang ekonomi nasional.

Pemerintah memberikan alokasi dana desa yang setiap tahunnya meningkat. Tahun 2022 sebanyak Rp68 triliun, 2023 sebanyak Rp70 triliun dan 2024 sebanyak Rp80 triliun.

Khusus Kementerian Desa ini, bertugas memantau dan memonitoring penggunaan dana desa. Sedangkan pengelola dana desa itu langsung dari Kementerian Keuangan. Sedangkan setiap tahun memiliki prioritas yang berbeda.

“Tahun lalu kita tidak ada untuk prioritas stunting. Tapi tahun ini ada, kemudian ketahanan pangan, kemudian juga untuk masalah sosial untuk bansos dan sebagainya,” urainya.

Sehingga, lanjutnya, memang dalam menangani kemiskinan desa itu kita tidak bisa dari program pemerintah saja. Tetapi, bagaimana partisipasi dari masyarakat dan pengusaha dalam rangka untuk menumbuh kembangkan desa. Misalnya dalam pemberdayaan BUMDes. Masyarakat juga dapat berpatisipasi dalam permodalan. Sehingga permodalan internal dari masyarakat itu sendiri akan memperkuat perekonomian desa.

Adapun program Budidaya Pisang yang digalakkan di Sulsel dinilainya efektif dalam mengatasi persoalan pangan, stunting dan kemiskinan. Pisang sebagai komoditi yang secara kultural dekat dengan masyarakat Sulsel.

“Saya sendiri mendukung kebijakan Pak Gubernur untuk meningkatkan jumlah lahan dalam rangka untuk budidaya pisang. Saya kira ini bagus karena rata-rata di Sulawesi ini pohon pisang itu bisa tumbuh dan berkembang mudah. Oleh karena itu, ini perlu diboomingkan bahkan ini menjadi sebuah ikon untuk Pak Gubernur sebagai provinsi pisang. Jadi punya sebutan, itu akan menjadi potensi wilayah ini juga bisa wisata nanti, karena pisang,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Peringati HUT Tana Toraja ke 63, Wagub; Toraja Harus Terdepan Dalam Pembangunan di Sulsel

    Peringati HUT Tana Toraja ke 63, Wagub; Toraja Harus Terdepan Dalam Pembangunan di Sulsel

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 213
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Disambut Bupati dan jajarannya, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri acara peringatan 63 Tahun Kabupaten Tana Toraja dan ke 773 Tahun Toraja. Dengan tema “Budaya Toraja Perekat Bangsa”. Andi Sudirman yang kenakan pakaian adat Toraja ini disambut oleh Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae yang mengalungkan kain tenun Kepada Wagub […]

  • Layanan Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Pendaftaran Online

    Layanan Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Pendaftaran Online

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kifli
    • visibility 122
    • 0Komentar

    ZONAKATA, PAREPARE — Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare menghadirkan layanan ramah HAM dengan memberikan prioritas kepada kelompok rentan, termasuk anak di bawah umur, penyandang disabilitas, serta lanjut usia. Melalui kebijakan ini, pemohon dari kelompok prioritas tidak diwajibkan melakukan pendaftaran secara online. Mereka dapat langsung datang […]

  • AMAN dan BPAN Toraya Gelar Training Advokasi Bagi Pemuda Adat Toraya

    AMAN dan BPAN Toraya Gelar Training Advokasi Bagi Pemuda Adat Toraya

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Gibran
    • visibility 503
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Toraya (AMAN Toraya) yang bekerjasama dengan DGM Indonesia dan The Samdhana Institute melaksanakan Training Pendidikan Kaderdan Training Advokasi bagi pemuda adat Toraya di Tongkonan To’ Punti, Nanggala, Toraja Utara pada 31 Maret – 1 April 2021. Kegiatan ini dihadiri 34 peserta yang berasal dari 32 wilayah adat […]

  • Polisi Kembali Bubarkan Judi Sabung Ayam di Tondon, Toraja Utara

    Polisi Kembali Bubarkan Judi Sabung Ayam di Tondon, Toraja Utara

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2019
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 390
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Komitmen Polres Tana Toraja dalam memberantas segala bentuk judi diwilayah hukumnya yang meliputi Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara tidak main main. Kembali pihak Kepolisian membubarkan judi sabung ayam di di Tongkonan Tendengan, Dusun Siba’ta, Lembang Tondon Siba’ta, Kecamatan Tondon, Toraja Utara, Minggu (17/3). Kapolsek Tondon Nanggala Iptu Alwi bersama anggotanya […]

  • Pemprov Sulsel Salurkan Bantuan kepada Warga Terdampak Longsor di Sinjai

    Pemprov Sulsel Salurkan Bantuan kepada Warga Terdampak Longsor di Sinjai

    • calendar_month Minggu, 13 Feb 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 302
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – SINJAI Bencana longsor di Sinjai. Tepatnya di Dusun Bua, Desa Baru, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai pada 11 Agustus 2022. Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Sinjai, bahwa pada Jum’at itu, daerah itu diguyur hujan lebat, sehingga tanah pada lereng menjadi labil dan mengakibatkan terjadinya longsor dengan membawa material berupa tanah, bebatuan dan pohon. […]

  • Salat Id Berjamaah, Warga Perumahan Citra Land Tengan Siapkan 2 Sapi Kurban

    Salat Id Berjamaah, Warga Perumahan Citra Land Tengan Siapkan 2 Sapi Kurban

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 183
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Setiap 10 Zulhijjah, seluruh umat Muslim di dunia akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Bagi umat Islam, Idul Adha juga biasa disebut sebagai Hari Raya Kurban. Seperti halnya warga muslim yang ada di Perumahan Citra Land Tengan, Kecamatan Mengkendek yang melaksanakan Shalat Id di Masjid Al Madinah. Puluhan warga memadati Masjid […]

expand_less