Wagub Hadiri Panen Raya Kedelai di Bone
- account_circle Gibran
- calendar_month Kamis, 27 Des 2018
- print Cetak

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri panen raya kedelai di Desa Kajaoliddong, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone.
ZONAKATA.COM – BONE. Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman bersama Bupati Bone, A Fahsar M Padjalangi menghadiri panen raya kedelai di Desa Kajaoliddong, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone kamis (27/12).
Dalam kesempatan itu Andi Sudirman mengharapkan, produksi kedelai terus ditingkatkan agar menjadi kekuatan perekonomian bagi petani di desa yang merupakan daerah penghasil utama kedelai di Kabupaten Bone.
“Pemprov Sulsel kedepan akan mencari solusi terbaik agar supaya produksi kedelai didesa ini bisa lebih efektif. Selain itu kita berupaya mengembalikan kejayaan Kakao, termasuk di Kabupaten Bone,” kata Andi Sudirman.

Lebih jauh dikatakan jika tahun ini pemprov Sulsel telah mendapatkan bantuan dari Kementerian Pertanian sebanyak enam juta pohon bibit baru yang telah disalurkan ke Kabupaten/Kota, dan pada tahun 2019 mendatang Pemprov Sulsel kembali masih akan mendapatkan bantuan 9 juta bibit pohon yang ditanam untuk peremajaan.
Menurut Wagub, Pemprov Sulsel akan bersinergi dengan Kementerian Pertanian, untuk melakukan peremajaan tanaman khususnya tanaman kakao.
“Dengan bantuan ini, kedepan kita dapat memperlihatkan peningkatan produktivitas Kakao di Sulsel,” harapnya.
Selain itu Andi Sudirman juga menyinggung masalah produksi padi dengan mencoba menggalakkan penangkaran padi. Penangkaran padi menurut wagub akan diupayakan tersebar dienam titik lokasi di Provinsi Sulsel.
“Kedepan kita akan lebih perhatikan benih, dan bibit yang unggul, setelah itu yang harus diperhatikan adalah sumber air. Karena, percuma jika kita berikan bibit dan benih unggul kalau tidak ada sumber air semuanya akan sia-sia,” jelasnya.
Untuk itu dalam kunjungan kerja yang pertama kalinya di Kabupaten Bone, Andi Sudirman, langsung melakukan komunikasi dengan Kadis SDA dan Infrastruktur untuk fokus pada 250 ribu hektare sawah tadah hujan untuk dicarikan solusi.
Karena kedepan harus ada skala prioritas, agar kabupaten kota, provinsi maupun pusat bisa lebih bersinergi sehingga pekerjaan yang dilakukan bisa lebih efektif.
Dalam kunjungan wagub tersebut selain bupati juga nampak hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Sulsel Fitriani, Danrem, Dandim, Camat Barebbo, Direktur Akabi serta sejumlah pejabat lainnya. (*)
- Penulis: Gibran
