Upaya Penanganan Stunting, Pemkab Toraja Utara Launching Dashat
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Launching Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Pemerintah Kabupaten Toraja Utara.
Dua lokasi launching Dashat yakni di Kantor Lembang (Desa) Buntu, Kecamatan Tallunglipu dan Kantor Lembang Tondon Matallo, Kecamatan Tondon, Selasa (11/10).
Launching dirangkaikan pencanangan 29 Kampung Keluarga Berkualitas (KB) oleh Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong.

Kata Frederik dalam sambutannya menyampaikan pencanangan 29 Kampung KB dirangkaikan launching Dashat yang diharapkan kedepan keseriusan untuk bekerja dan melaksanakan tugas, tidak hanya seremonial saja.
“Soal kualitas harus berdasarkan taraf dan mutu, Toraja juga harus go organik karena tuntutan prioritas kesehatan karena ada keterkaitan dengan kualitas hidup,” ujar Frederik sebelum menggunting pita.
Sementara itu Kepala DP3AP2KB Toraja Utara, dr. Lina Rombe menjelaskan berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2015, maka Prevalensi Stunting Indonesia adalah 29 persen.

“Ada penurunan tahun 2016 menjadi 27,5 persen, namun kembali meningkat menjadi 30,8 persen pada tahun 2017,” ujarnya.
Lanjut Lina, situasi dan kondisi prevalensi Stunting mempunyai pengaruh signifikan terhadap kurang maksimalnya tingkat keberhasilan kebijakan dan program dilakukan lembaga yang menyasar pada keluarga.
Sehingga itu maka dilakukan rekonseptualisasi kampung KB yaitu dari kampung Keluarga Berencana menjadi kampung Keluarga Berkualitas yang didefenisikan sebagai satuan wilayah setingkat dengan desa dan terdapat integrasi dan konvergensi.
“42 kampung KB sudah dicanangkan, dan hari ini 29 kampung KB sehingga total sudah 71 kampung KB, jika dilaksanakan setiap lembang maupun kelurahan maka, dari 151 masih ada 80 yang belum terbentuk dan rencananya akan di bentuk pada tahun depan,” terang Lina.
Pencanangan kampung KB berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 3 tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggarakan Kampung Keluarga Berkualitas.
Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan kampung keluarga berkualitas dalam upaya penurunan Stunting di Kampung KB, meningkatkan pemahaman pengelola Kampung KB yaitu mengelola makanan sehat dan bergizi dengan terbentuknya program DASHAT di kampung KB.
Turut hadir Sekda Toraja Utara, Salvius Pasang, Koordinator Pengendalian Penduduk BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Yosep Upa, Ketua TP PKK, Agustina M. Bassang, jajaran Kepapa OPD, para Camat, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Lembang Buntu Tallunglipu, TNI-Polri dan tamu undangan. (*)
Ris/ZK
- Penulis: zonakatacom
