fbpx

Tolak Art Centre Dibongkar Untuk Parkiran, Pemuda Toraja Utara Temui BKAD Pemprov Sulsel

Populer

spot_img

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meninjau lokasi Art Centre Rantepao di Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Kamis (13/10).

Perwakilan BKAD Pemprov Sulsel meninjau lokasi menyampaikan tujuan kedatangan untuk melihat langsung aset Pemprov yang rencananya akan dihibahkan ke Pemkab Toraja Utara.

Tolak Art Centre Dibongkar Untuk Parkiran, Pemuda Toraja Utara Temui BKAD Pemprov Sulsel

“Ada surat permohonannya masuk ke Pemprov, jadi kami hanya turun meninjau kegunaan dan apakah terpelihara, sehingga nanti diputuskan apakah dihibahkan ke daerah,” ujar salah satu pegawai BKAD Sulsel tak ingin disebut namanya.

Ia menjelaskan kedatangannya bagian dari proses hibah, karena salah satu syarat dapat dihibahkan yaitu tidak digunakan oleh institusi yaitu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

“Karena tidak dipelihara jadi bisa dihibahkan, maka dari proses itu nanti dilihat dan apakah disetujui atau tidak, yang kami proses hanya hibahnya bukan soal pembongkaran,” terangnya.

Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Toraja Utara yang sejak awal menolak pembongkaran Art Centre untuk pembangunan alun-alun kota Rantepao, menemui pihak BKAD Sulsel agar aset tersebut tidak dihibahkan.

Karena menurut pemuda, jika telah dihibahkan dengan mudahnya ke Pemkab Toraja Utara, maka otomatis dibongkar untuk melengkapi kawasan alun-alun Rantepao.

“Sayang sekali jika benar ini dibongkar, nanti juga jadi tempat parkir padahal Art Centre ini jika kita rawat kembali dan digunakan seluruh pemuda untuk beraktivitas dan menjadi gedung digunakan pemuda dan masyarakat maka itu lebih bermanfaat,” ujar Wakil Ketua II KNPI Toraja Utara, Yulianto R. Palimbong.

Yulianto berharap Pemprov Sulsel dapat mendengar aspirasi pemuda Toraja, karena tidak ada lagi gedung seperti Art Centre yang dapat mendukung kegiatan kepemudaan.

“KNPI sudah berkali kali berkegiatan di gedung ini, hingga organisasi mahasiswa dan masyarakat, para sanggar tari tempat latihan hingga pelajar juga disini mengembangkan bakat mereka,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua DPD II KNPI Toraja Utara, Belo Tarran menyampaikan terkait rencana pembongkaran Art Centre yang mana bersebelahan dengan Sekretariat KNPI serta sejumlah organisasi lainnya yang juga bagian dari aset Pemprov akan berupaya memperjuangkan untuk pemuda agar tidak dibongkar.

“Sesuai usulan Pemprov Sulsel, kita akan bersurat kepada Gubernur Sulsel terkait Art Centre, semoga gedung itu tidak dibongkar walaupun tidak terurus, kan masih bisa direnovasi dan karena gedung itu sangat bersejarah,” tutupnya.

Belo juga berharap sebaiknya Pemprov Sulsel memikirkan matang sebelum menyerahkan aset tersebut kepada Pemkab Toraja Utara, dan berharap tidak dibongkar karena dinilai sangat bermanfaat bagi kegiatan pemuda dan masyarakat secara umum.(*)

Ris/ZK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Badan Adhoc untuk Pilkada 2024 Bakal Direkrut Ulang

ZONAKATA.COM - JAKARTA Menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal merekrut ulang petugas badan adhoc.Badan adhoc...

Berita Lain