SPPG Pantan Makale Klarifikasi Insiden Menu MBG Tak Layak Konsumsi di Tana Toraja
- account_circle David
- calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
- print Cetak

ZONAKATA.COM — TANA TORAJA Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pantan Makale menyampaikan klarifikasi terkait temuan menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaporkan tidak layak konsumsi dan diterima oleh siswa sekolah dasar (SD) di Makale, Kabupaten Tana Toraja. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026.
Kepala SPPG Pantan Makale, Welem Iswan Fransiskus, menyatakan pihaknya memahami kekhawatiran masyarakat, khususnya orang tua siswa dan pihak sekolah, terkait kualitas makanan yang dikonsumsi anak-anak. Menurutnya, hal tersebut menjadi perhatian serius dalam pelaksanaan layanan gizi.
“Kami memahami sepenuhnya kekhawatiran masyarakat. Kepedulian ini menjadi perhatian serius bagi kami dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,” ujar Welem, Jumat (13/2/2026).
Welem menegaskan seluruh bahan pangan, termasuk buah yang digunakan dalam program MBG, telah melalui proses penerimaan dan pemeriksaan sesuai standar. Pemeriksaan dilakukan sejak bahan diterima dari pemasok, mencakup kondisi fisik, tingkat kematangan, hingga kelayakan distribusi.
“Saat diperiksa, bahan pangan dinyatakan layak konsumsi,” jelasnya.
Ia menambahkan, setiap distribusi paket MBG juga disertai sampel makanan yang digunakan untuk uji organoleptik di sekolah. Langkah ini bertujuan mendeteksi lebih dini apabila terdapat kerusakan makanan agar dapat segera dilaporkan dan ditindaklanjuti.
“Setiap paket makanan kami sertakan sampel untuk uji organoleptik di sekolah, sehingga potensi kerusakan bisa segera diketahui dan kami dapat mengambil tindakan yang tepat,” lanjutnya.
Setelah menerima laporan adanya buah yang rusak, pihak SPPG, kata Welem, langsung melakukan penggantian pada saat itu juga agar makanan yang diterima siswa tetap dalam kondisi layak.
Atas kejadian tersebut, SPPG Pantan Makale menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Toraja, khususnya pihak yang terdampak. Mereka berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh guna meningkatkan mutu pelayanan.
“Kami berkomitmen terus melakukan perbaikan agar pelayanan semakin optimal,” ucap Welem.
SPPG Pantan Makale juga menyatakan terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun, serta mengimbau agar setiap masukan disampaikan melalui mekanisme yang baik dan sesuai prosedur.
- Penulis: David
