Polres Tanggapi Demo Format Soal Penanganan Korupsi di Tana Toraja
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Senin, 8 Jul 2019
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Pihak Kepolisian Resor Tana Toraja menanggapi sejumlah tuntutan dari Forum Mahasiswa Toraja (Format) yang melakukan aksi demo di Mapolres, Senin (8/7).
Menurut Kapolres melalui Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Jon Paerunan bahwa sejumlah kasus tersebut Polres telah melakukan penyelidikan.
Seperti proyek pembangunan toilet diobjek Wisata Buntu Burake yang selama ini digembor-gemborkan memakan biaya sampai Rp1 Miliar lebih untuk pembuatan tiga buah toilet ternyata tidak benar.
Setelah kita periksa ternyata anggaran Rp.1 Miliar itu adalah dana untuk penataan objek Wisata Religi Burake dimana didalamnya terdapat tiga pembangunan toilet.
“Jadi tidak benar jika anggaran Rp1 Miliar itu hanya untuk pembuatan toilet,” jelas Jon.
Dikatakan, untuk penggunaan anggaran proyek penataan Objek Wisata Religi Burake itu, pihak Polres Tana Toraja tengah menunggu hasil audit dari tim Inspektorat Daerah.
Untuk kasus dugaan korupsi proyek air mancur Kolam Makale sampai saat ini pihak Polres bersama dengan pihak Kejaksaan tengah mengumpulkan data awal.
“Penyelidikan terkait dengan proyek itu dilakukan karena air mancur tersebut tidak berfungsi. Dimana anggaran yang digunakan berasal dari APBD tahun 2017 lalu,” ujar Jon.
Sementara untuk kasus dugaan korupsi di lingkup Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja telah dilakukan pemeriksaan terhadap Kepala BPBD dan pegawainya.
“Kita telah meminta saran ke tim ahli dalam hal ini Inspektorat Daerah namun hingga saat ini hasil auditnya belum diserahkan ke Polres Tana Toraja,” ungkapnya. **
- Penulis: zonakatacom
