Peringati Hari Bumi, PMTI Tanam 1.000 Bibit Enau dan Bambu di Toraja Utara
- account_circle Gibran
- calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Bertepatan pada Hari Bumi tanggal 22 April 2022, Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) melaksanakan aksi penanaman pohon yaitu 1.000 bibit enau dan bambu.
Penanaman secara simbolis dipusatkan di Dusun Limbong Kanan, Lembang Sereale, Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara, Jumat (22/4).
Ketua Umum PMTI, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa bersama rombongan pengurus pusat, dan pengurus pemuda PMTI hadir melakukan penanaman pohon secara simbolis.
Hadir pula Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, Kapolres Toraja Utara, AKBP. Eko Suroso dan jajaran pemerintah Kecamatan Tikala, Kesu dan Sesean Suloara, serta masyarakat Dusun Limbong Kanan.
Dedi Palimbong sapaan akrab Frederik menyampaikan apresiasi kepada PMTI telah peduli kepada lingkungan dan penghijauan di Toraja Utara, yang juga dapat menggerakkan ekonomi daerah.
“Ada bibit bambu untuk Sesean Suloara dan enau untuk Sereale, kalau jadi tuak (ballo) rasanya enak, selain Tadongkon juga Sereale adalah wilayah produsen terbaik minuman tuak,” ungkapnya.
Mewakili pemerintah daerah, Dedi memberi penghargaan kepada Ketua dan jajaran pengurus PMTI merayakan HUT ke 18 di Toraja dengan tagline pulang kampung, yang menurutnya menjadikan Toraja Utara sebagai tempat perputaran uang selama seminggu dengan adanya Expo UMKM.
“Kedepan jika Sangtorayaan pulang kampung, khususnya bulan Desember, kami akan memberikan terbaik pula kepada para Diaspora (perantau) dengan adanya perubahan signifikan di Rantepao sehingga tidak ada kemacetan,” pungkasnya.
Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa mengatakan, pihaknya membawa bibit pohon untuk melihat penghijauan di Toraja sehingga dapat menghasilkan oksigen, karena dunia membutuhkannya.
“Dianjurkan penghijauan di Indonesia, PMTI hadir terlibat karena itu kita butuhkan sebagai mahluk hidup, saya serahkan seribu bibit ini karena saya dengar sering terjadi longsor, mari kita lakukan selalu penghijauan agar mengurangi bencana,” tutur Yulius.
Menurutnya, adanya penghijauan di Toraja dapat menyehatkan para anak cucu kedepan sebagai generasi Toraja dimasa mendatang

“Besok hari terakhir kegiatan dan puncak HUT PMTI, mari masyarakat Tana Toraja dan Toraja Utara baik Sangtorayaan dimanapun, kita bangun daerah kita, ada banyak cendekiawan, konglomerat, tinggal bagaimana cara pemerintah menyentuhnya,” ungkap Yulius.
Ia berharap antara pemerintah daerah dan Sangtorayaan tetap hangat dan terus bersama berbuat untuk kampung halaman demi masyarakat Toraja Utara.
Empat lembang menerima bantuan seribu bibit pohon bambu dan enau yakni Lembang Tadongkon di Kecamatan Kesu, Lembang Tonga’ Riu di Kecamatan Sesean Suloara, Lembang Sereale dan satu lembang lagi belum diketahui berada di Kecamatan Tikala.
Petani yang merawat pohon juga diberikan biaya pemeliharaan setiap bulan dari PMTI melalui kepala lembang masing-masing.
Ris/ZK
- Penulis: Gibran
