Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemerintahan » Penghargaan dari Mendikbudristek Diraih Taufan Pawe Jadi Kado HUT Kota Parepare ke-63

Penghargaan dari Mendikbudristek Diraih Taufan Pawe Jadi Kado HUT Kota Parepare ke-63

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Selasa, 14 Feb 2023
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – JAKARTA Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe kembali mempersembahkan penghargaan prestisius berskala nasional untuk Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penghargaan di bidang pelestarian dan pemajuan bahasa daerah yang diterima oleh Taufan Pawe menjadi kado istimewa menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Parepare ke-63.

Penghargaan dari Mendikbudristek Diraih Taufan Pawe Jadi Kado HUT Kota Parepare ke-63

Penghargaan tersebut diberikan langsung Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI, Nadiem Makarim di sela kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) dalam rangka memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional (The Mother Language Day) di The Sultan Hotel & Residence, Jakarta, Senin, (13/2/2023).

Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Ganjar Harimansyah mengatakan, prestasi Taufan Pawe merupakan pengakuan dan apresiasi dari Kemdikbudristek RI atas peran dan kepedulian kepala daerah dalam melestarikan dan memajukan bahasa dalam memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional (International Mother Language Day).

“Alhamdulillah ini patut dibanggakan, karena satu-satunya wali kota di Indonesia yang mendapat penghargaan pelestarian bahasa daerah yakni beliau Wali Kota Parepare, Bapak Taufan Pawe,” kata Ganjar kepada awak media.

Penghargaan ini hanya diberikan kepada 16 kepala daerah di Indonesia, yakni 5 orang Gubernur, 10 Bupati, dan 1 wali kota (Parepare).

“Di Provinsi Sulsel ada dua pejabat terpilih yaitu Gubernur Sulsel dan satu-satunya wali kota di Indonesia yakni wali kota Parepare”, ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, penghargaan ini didapatkan karena kebijakan yang telah diterapkan Taufan Pawe dalam pelestarian bahasa daerah yang dinilai sangat baik.

Selain itu, Taufan juga melakukan implementasi nyata dalam peran pemerintah dan pejabatnya dalam pelindungan bahasa daerah, seperti hadirnya Perda yang di dalamnya mengatur sehari dalam sepekan wajib berbahasa daerah.

“Indikator utamanya adalah kebijakan Taufan baik dari instruksi, peraturan, dan implementasi dari dinas terkait. Sehingga kami Kemendikbudriset menilai Parepare layak menerima penghargaan bahasa daerah,” jelasnya.

Terlebih ia juga ditunjang oleh semangat sang istri, Hj Erna Rasyid Taufan yang mendukung penuh kebijakan sang suami dalam pelestarian bahasa daerah.

Di organisasi Tim Penggerak PKK misalnya, Erna Rasyid Taufan, istrinya menggelar lomba penyuluhan lansia berbahasa Ibu untuk para istri Lurah, kewajiban menggunakan bahasa daerah sekali sepekan di grup WA, dan program-program lainnya yang menyentuh lingkungan keluarga.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Prof Endang Aminuddin laporannya mengatakan, sebanyak 16 kepala daerah diundang karena memperhatikan kesungguhannya dan komitmen yang sangat kuat dalam revitalisasi bahasa daerah di wilayahnya.

Mendikbudristek, Nadiem Makarim menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada kepala daerah yang telah mendukung revitalisasi bahasa daerah di wilayahnya.

“Terima kasih kepada para kepala daerah. Kebijakan revitalisasi bahasa daerah ini dapat berhasil karena dukungan kepala daerah yang penuh semangat dan membakar semangat anak-anak kita dalam mencintai bahasa daerah,” ujar Mas Menteri, sapaan karib dia.

Sementara Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengaku bersyukur atas penerimaan penghargaan pelestarian bahasa daerah dari Mendikbudristek.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami dan menjadi kado menjelang HUT Kota Parepare ke-63. Meskipun status kita kota, tetapi kita tetap terus melestarikan bahasa daerah dan kebudayaan yang merupakan identitas kami sebagai orang Bugis,” kata Taufan Pawe.

Menurut Taufan, dengan adanya penghargaan ini, pihaknya akan terus bekerja dan membuat program-program untuk melestarikan dan menjaga bahasa daerah di Kota Parepare.

“Kalau bukan kita bergerak, pasti punah. Kita akan membuat program-program lebih lagi dengan memperdayakan budaya dan bahasa daerah. Bahkan bila perlu kita buatkan Perda khusus agar bahasa daerah kita terus terjaga selamanya,” pungkasnya.(Kifli)

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Jelang Pernikahannya Pria Ini Malah Bunuh Diri

    Jelang Pernikahannya Pria Ini Malah Bunuh Diri

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 275
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Seorang pria NB (40 tahun) mengakhiri hidupnya dua hari sebelum acara pernikahannya, yang semestinya dilangsungkan, Sabtu 28 November 2020. Dari informasi pihak kepolisian peristiwa ini terjadi di Kampung Kampeso’, Lembang Tumbang Datu, Kecamatan Sangalla Utara, Kamis (26/11). Kejadian terjadi sekitar pukul 08.00 Wita, saat itu adik korban yang bernama RN kembali […]

  • Pj Wali Kota Parepare Apresiasi Reuni ASN Angkatan 2005

    Pj Wali Kota Parepare Apresiasi Reuni ASN Angkatan 2005

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Kifli
    • visibility 135
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM, PAREPARE — Aparatur Sipil Negara (ASN) Angkatan 2005 Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar reuni akbar. Kegiatan itu berlangsung di Taman Mattirotasi, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Parepare, Minggu (9/2/2025). Reuni ASN itu dihadiri langsung Pj Wali Kota Parepare Abdul Hayat Gani, Wali Kota Parepare terpilih Tasming Hamid, dan juga Wakil Wali Kota Parepare terpilih Hermanto. Acara […]

  • Puluhan Ribu Warga Takalar Ikuti Jalan Sehat “Anti Mager” Bersama Andalan-Hati

    Puluhan Ribu Warga Takalar Ikuti Jalan Sehat “Anti Mager” Bersama Andalan-Hati

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 305
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TAKALAR Puluhan ribu warga Kabupaten Takalar memadati Lapangan Makkattang Daeng Sibali, Sabtu (7/9/2024), untuk mengikuti acara “Jalan Sehat Romantis Anti Mager.” Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Anti Mager Takalar ini menarik minat warga baik secara online maupun offline, dengan atmosfer meriah sejak pagi. Acara semakin semarak dengan kehadiran pasangan bakal calon Gubernur dan […]

  • Wali Kota Parepare Hadiri Buka Puasa Bersama IDI dan Silaturahmi dengan UPTD Dinas Pendidikan

    Wali Kota Parepare Hadiri Buka Puasa Bersama IDI dan Silaturahmi dengan UPTD Dinas Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kifli
    • visibility 211
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – PAREPARE   Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, kembali menunjukkan kedekatannya dengan berbagai elemen masyarakat dengan menghadiri acara buka puasa bersama pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Parepare, Rabu (13/3/2025). Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh sejumlah pengurus IDI serta tenaga medis setempat. Dalam sambutannya, Tasming Hamid menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran […]

  • Jalan Rusak di Kabere Enrekang Segera Diperbaiki

    Jalan Rusak di Kabere Enrekang Segera Diperbaiki

    • calendar_month Senin, 13 Jun 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 533
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – ENREKANG Jalan Provinsi Poros Enrekang – Pinrang pada ruas Paleteang – Malaga – Kabere di Kabupaten Enrekang segera dikerjakan. Untuk tahun 2022 ini, Pemprov Sulsel melalui Dinas PUTR mengalokasikan PAGU senilai Rp 18,2 Miliar untuk penanganan jalan yang rusak berat di ruas Paleteang – Malaga – Kabere di Kabupaten Enrekang. Tak hanya jalan, […]

  • Pemkab Mamasa–BULOG Sepakati Pembangunan Gudang dan Pabrik Pengolahan Pangan

    Pemkab Mamasa–BULOG Sepakati Pembangunan Gudang dan Pabrik Pengolahan Pangan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 202
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – JAKARTA Pemerintah Kabupaten Kabupaten Mamasa bersama Perum BULOG resmi menyepakati pembangunan gudang Bulog serta pabrik pengolahan padi dan jagung di Mamasa. Kesepakatan itu ditandai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kantor Pusat BULOG, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026). Langkah ini menjadi strategi Pemkab Mamasa dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program swasembada […]

expand_less