Pakar Komunikasi: Media Harus Mengedukasi, Bukan Menyebar Berita Bohong
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Pakar komunikasi publik dan media massa, Iqbal Sultan, menegaskan bahwa media arus utama memiliki tanggung jawab besar untuk menyajikan informasi yang akurat, terverifikasi, dan mampu mengedukasi masyarakat.
Menurutnya, media tidak boleh menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya atau menggunakan judul yang menyesatkan, karena hal tersebut dapat merusak fungsi media sebagai pilar demokrasi.
Pernyataan ini disampaikan Iqbal Sultan menanggapi pemberitaan salah satu media lokal di Sulawesi Selatan yang mengangkat isu penggunaan anggaran Rp2 miliar untuk sewa helikopter oleh Pemprov Sulsel.
Ia menilai judul yang digunakan cenderung bombastis, terutama karena memakai diksi “menghabiskan”, padahal informasi yang bersumber dari situs Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah tersebut masih sebatas rencana, bukan realisasi anggaran.
“Padahal ini kan baru rencana, belum dilaksanakan di tahun 2026, kenapa menggunakan diksi menghabiskan,” ujarnya di Makassar, Kamis (2/3/2026).
Iqbal menekankan pentingnya kehati-hatian media dalam memilih diksi dan menyusun narasi berita agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.
“Sebaiknya media itu mencerdaskan khalayaknya. Harus menyampaikan sesuatu dengan benar. Kebenaran itu berupa data dan fakta,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa jurnalis memiliki tanggung jawab moral yang besar dalam menyampaikan informasi kepada publik, sehingga tidak boleh tergesa-gesa dalam mengejar kecepatan publikasi tanpa memastikan kebenaran data.
Menurutnya, verifikasi menjadi kunci utama dalam praktik jurnalistik. Tanpa verifikasi yang kuat, berita berpotensi mengarah pada opini yang tidak berdasar dan dapat merugikan pihak tertentu.
“Jurnalistik harus menahan diri jika menganggap ini belum benar. Verifikasi itu penting. Jika tanpa verifikasi, jurnalistik akan sewenang-wenang memasukkan opininya,” tambahnya.
Ia menegaskan, jika media tidak berlandaskan fakta dan kebenaran, maka fungsi utamanya untuk mencerdaskan masyarakat akan hilang.
Tag: I
- Penulis: zonakatacom
