Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mentan Amran Canangkan Majene Jadi “Kabupaten Bawang” di Sulawesi Barat, Pasok Kawasan Timur Indonesia

Mentan Amran Canangkan Majene Jadi “Kabupaten Bawang” di Sulawesi Barat, Pasok Kawasan Timur Indonesia

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – MAJENE Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mencanangkan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, sebagai calon sentra baru produksi bawang merah nasional.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kecamatan Banggae, Sabtu (19/7/2025), Mentan Amran menyampaikan rencana visioner pengembangan kawasan hortikultura di Majene, menjadikannya sebagai Kabupaten Bawang di wilayah timur Indonesia.

“Kita akan menjadikan (Majene) ini Kabupaten Bawang. Kita akan mengembangkan seperti Solok (Sumatera Barat), yang pernah kami kembangkan dan sekarang sudah 13 ribu hektare. Tahun depan, insya Allah, minimal 50 hektare, bisa 100 hektare pembibitan di sini (Majene),” ujar Amran di hadapan petani dan jajaran pemerintah daerah.

Mentan menilai bawang merah asal kabupaten Majene memiliki potensi unggul. Selain kualitas dan rasa yang sangat baik, produksi bawang merah menurutnya mirip dengan bawang dari Enrekang, Sulawesi Selatan. Selain itu letak geografis kabupaten Majene yang strategis juga membuatnya ideal untuk memasok kebutuhan kawasan Indonesia Timur dan bahkan Kalimantan.

Mentan Amran Canangkan Majene Jadi "Kabupaten Bawang" di Sulawesi Barat, Pasok Kawasan Timur Indonesia

“Kenapa? Rasanya beda, kualitas bawangnya beda, sangat baik. Mirip Enrekang. Nah ini kita akan kembangkan, sehingga saudara-saudara kita tidak lagi jauh membeli bawang. Bisa saja nanti menyuplai Kalimantan dan sekitarnya,” tambahnya.

Mentan Amran kemudian berkomitmen untuk mendukung pengembangan komoditas ini secara bertahap dan sistematis. Fokus awal akan dimulai dari lahan pembibitan 10–20 hektare, disertai bantuan pompa irigasi dan alat mesin pertanian (alsintan), yang akan diperluas secara progresif dalam 1–4 tahun ke depan.

“Ini kita fokus bawang. Daerah pegununggan kami bantu pompa, irigasi pompa, kemudian alat mesin pertanian. Mulai pembibitan dulu mungkin 10-20 hektare. Tahun depan, kita lakukan cukup besar. Berikutnya, itu saya kira sudah cukup besar. Mungkin 1-2 tahun, sampai di maksimal 3-4 tahun. Ini sudah menjadi kabupaten bawang. Itu mimpi kita,” terang Amran yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Hasabuddin.

Data Kementerian Pertanian (Kementan) menunjukkan bahwa Indonesia telah swasembada bawang merah konsumsi sejak 2016. Tahun 2024, produksi mencapai 2,08 juta ton (konde basah) atau sekitar 1,35 juta ton rogol kering panen, melebihi kebutuhan nasional sebesar 1,2 juta ton. Artinya, Indonesia memiliki surplus sekitar 150 ribu ton per tahun.

Letak geografis Majene sangat strategis, berada di jalur lintas yang menghubungkan Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, hingga Kalimantan. Posisi ini menjadikannya kandidat ideal untuk menjadi salah satu yang menopang produksi hortikultura komoditas bawang merah di Kawasan Indonesia Timur dan IKN.

Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka yang turut hadir menyambut kunjungan Mentan, menyatakan komitmen penuh pemerintah provinsi untuk menyukseskan transformasi sektor pertanian di Majene.

Ia menyebut bahwa hortikultura, terutama bawang merah, kini menjadi potensi unggulan Majene, menggantikan dominasi kelapa yang sebelumnya menjadi tulang punggung pertanian di wilayah tersebut.

“Dulu semuanya itu kelapa, tapi sekarang sudah bervariasi. Yang secara ekonomis ingin dikembangkan adalah bawang, peternakan kambing, dan sektor kelautan,” ujar Suhardi.

Menurutnya, intervensi sektor pertanian sangat penting bagi Majene, yang saat ini mencatat tingkat kemiskinan tertinggi di Sulawesi Barat, yaitu 13–14 persen, sementara lima kabupaten lainnya sudah menurun ke angka 7 persen.

“Pada prinsipnya kami Pemprov Sulbar siap diperintah Pak Menteri. Apa yang diperintahkan untuk Majene, saya siap laksanakan. Kita perlu membina kelompok tani agar naik kelas, dari yang tadinya hanya kelompok biasa menjadi madya atau utama. Di sini sudah banyak yang kategori terampil, tinggal fasilitas yang belum sepenuhnya tersedia,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Bupati Majene, Andi Ritamariani Basharu turut menambahkan bahwa semangat petani Majene untuk mengembangkan komoditas hortikultura sudah mulai terlihat sejak beberapa tahun terakhir. Namun, keterbatasan alat berat dan infrastruktur masih menjadi tantangan utama.

“Dulu kalau kita tanya ke pasar, bawang dari mana? Selalu jawabannya dari daerah lain. Tapi sekarang, alhamdulillah, sudah menunjuk wilayah lokal di Kabupaten Majene,” ujar Wakil Bupati.

Ia menambahkan bahwa tanaman bawang merah sebenarnya sudah mulai dikembangkan sejak 2019, namun sempat terhambat karena pandemi COVID-19.

“Kemarin alhamdulillah panen, dan hasilnya sangat luar biasa. Petani semangat, tapi mereka membutuhkan dukungan alat berat. Mohon perkenan Bapak Menteri untuk memberikan bantuan, agar petani makin semangat,” pintanya ke Mentan.

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Selama Ramadhan, Polres Tana Toraja Akan Maksimalkan Pengamanan

    Selama Ramadhan, Polres Tana Toraja Akan Maksimalkan Pengamanan

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2019
    • account_circle Gibran
    • visibility 199
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa, Polres Tana Toraja akan memaksimalkan pengamanan saat menjelang buka puasa serta pengamanan saat pelaksanaan shalat tarawih. Diketahui bulan ramadhan telah ditetapkan jatuh pada tanggal 6 Mei 2019. Dikabupaten Tana Toraja ada 155 masjid dan musholla sedangkan di Toraja ada 19 […]

  • Sakit Hati dan Kecewa Menjadi Motif Pelaku Membunuh Indo Sattu

    Sakit Hati dan Kecewa Menjadi Motif Pelaku Membunuh Indo Sattu

    • calendar_month Rabu, 20 Feb 2019
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 157
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Misteri kematian Lai’ Take alias Indo Sattu atau sering dipanggil Ne’ Bangat (73 thn) yang terjadi di dusun Karondeng Lembang Ullin Kecamatan Rembon, Tana Toraja pada 9 Februari lalu telah terungkap. Saat mayat Indo Sattu ditemukan ketika itu diduga meninggal karena bunuh diri. Namun dari hasil olah TKP, pihak kepolisian menemukan […]

  • Tim Medis Sulsel Layani 2.177 Pasien Selama Masa Tanggap Darurat di Aceh Tamiang

    Tim Medis Sulsel Layani 2.177 Pasien Selama Masa Tanggap Darurat di Aceh Tamiang

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 160
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Tim Medis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencatat telah melayani sebanyak 2.177 pasien selama masa tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Pelayanan kesehatan dilakukan secara intensif melalui posko-posko kesehatan lapangan serta dukungan layanan di rumah sakit rujukan setempat. Koordinator Tim Medis Pemprov Sulsel, dr. Arman Bausat, mengungkapkan bahwa sejak 12 hingga […]

  • Penampilan Fadly Pukau Masyarakat Toraja Utara di Konser Musik KPU

    Penampilan Fadly Pukau Masyarakat Toraja Utara di Konser Musik KPU

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2019
    • account_circle Gibran
    • visibility 245
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Toraja Utara menggelar konser musik di lapangan Bakti Toraja Utara, Jumat (8/3) malam. Dalam acara itu, KPU Toraja Utara menghadirkan artis ibu kota, Andi Fadly Arifuddin atau lebih dikenal dengan sebutan Fadly Padi. “Fadly hadir memeriahkan konser musik KPU ini, untuk menghibur kita semua,” kata Komisioner KPU […]

  • Dikunjungi AIA, DPC Gerindra Tana Toraja Target 6 Kursi

    Dikunjungi AIA, DPC Gerindra Tana Toraja Target 6 Kursi

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 281
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan Andi Iwan Darmawan Aras atau AIA mengunjungi Kantor DPC Gerindra Tana Toraja, Jumat, 31 Desember 2022. Wakil Ketua Komisi V DPR RI itu melakukan rapat koordinasi dan memastikan kesiapan Pemilu 2024. Mulai dari pendaftaran Bacaleg hingga persiapan saksi tiap TPS. “Idealnya, partai itu mempersiapkan saksi dari […]

  • Gelar FKP, KPU Tana Toraja Bahas Standar Layanan Pemutakhiran Data Pemilih

    Gelar FKP, KPU Tana Toraja Bahas Standar Layanan Pemutakhiran Data Pemilih

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 320
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA     Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Toraja menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) penyusunan Standar Pelayanan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sekaligus Focus Group Discussion (FGD) di Aula Rumah Pintar Pemilu (RPP), Rabu (12/11/2025). Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan partai politik, TNI/Polri, Kejaksaan, Bawaslu, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta para […]

expand_less