Jelang Tahun Baru, Pedagang Kembang Api di Makale Masih Lesu
- account_circle David
- calendar_month Selasa, 30 Des 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM — TANA TORAJA Menjelang perayaan Tahun Baru, lapak-lapak pedagang petasan dan kembang api kembali menghiasi Jalan Pongtiku, Makale. Namun, geliat perdagangan musiman tersebut terpantau tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.
Sejumlah pedagang mengaku aktivitas jual beli cenderung melambat dan omzet mengalami penurunan.
Kondisi ini dirasakan oleh Fatma, pedagang asal Gowa, Sulawesi Selatan, yang datang ke Tana Toraja khusus untuk berjualan petasan dan kembang api.
Ia mengatakan, meski hasil penjualan baru dapat dipastikan setelah perayaan Tahun Baru, namun dibandingkan tahun lalu, suasana lapaknya saat ini masih sepi pembeli.
“Kalau sekarang belum bisa dipastikan karena belum selesai perayaan Tahun Baru. Tapi kalau dibandingkan tahun lalu, di tanggal seperti ini (29–30 Desember) sudah mulai ramai pembeli,” ujar Fatma.
Menurutnya, penurunan penjualan dipengaruhi oleh minimnya kegiatan menyambut Tahun Baru di Makale. Tahun lalu, berbagai acara digelar sehingga permintaan petasan cukup tinggi.
“Pemasukan tahun lalu jauh lebih besar, bisa sampai puluhan juta. Waktu itu banyak kegiatan di Makale, seperti lomba barantung, jadi banyak yang membeli petasan,” tambahnya.
Meski demikian, Fatma mengaku bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat Toraja yang telah memberikan kesempatan kepadanya untuk mencari nafkah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Tana Toraja, khususnya Bupati, Polres, dan Satpol PP yang telah memberi izin kami berjualan di sini. Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat Toraja,” tuturnya.
Hal serupa juga dirasakan Suhardi, pedagang petasan asal Toraja. Ia mengungkapkan telah membuka lapak selama sepekan, namun hasil penjualan belum maksimal.
“Tahun lalu lebih ramai dibandingkan tahun ini. Saya sudah satu minggu berjualan, pemasukan sekitar Rp5 juta, tapi belum balik modal. Tahun lalu, dalam waktu seminggu menjelang akhir tahun, pemasukan bisa mencapai Rp10 juta,” ungkap Suhardi.
- Penulis: David
