fbpx
26 C
Makassar
Rabu, 1 Desember 2021

Disbudpar Toraja Utara dan Media Survei Potensi Wisata di Buntu Pempon

Populer

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Toraja Utara mengajak para pelaku informasi dari media online dan pengelola media sosial observasi sekaligus survei kawasan Buntu Pempon di Lembang (Desa) Palangi Kecamatan Balusu, Rabu (20/10).

Kunjungan observasi rangkaian kegiatan Pelatihan Digitalisasi Pemasaran dan Penjualan Desa Wisata yang digelar selama tiga hari 18-20 Oktober 2021.

Peserta berjumlah 50 orang yang terdiri dari media lokal Toraja dan pengelola media sosial Instagram dan Facebook.

Lokasi Buntu Pempon terdapat dua potensi destinasi wisata yang berdekatan yaitu Tongkonan Buntu Pempon dan Rante (eks tempat upacara adat Rambu Solo) dan eks event Toraja Internasional Festival (TIF) ke-9.

Dua rencana destinasi tersebut adalah milik keluarga Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang yang sempatkan hadir berbincang dan makan siang bersama peserta pelatihan.

- ADS -

Kepala Disbudpar Toraja Utara, Yorry Lesawengan mengatakan kunjungan peserta ke lokasi Buntu Pempon dimaksud sebagai orientasi lapangan dan sekaligus menilai dan memberi saran potensi destinasi yang rencananya akan dijadikan objek wisata.

“Diharapkan peserta yang hadir disini memberikan masukan-masukan ke para pengelola objek sebagai bahan evaluasi dan rujukan dalam pengembangan objek wisata kedepan,” ujar Yorry.

Lanjut Yorry menjelaskan, khusus Rante Buntu Pempon yang masih bertahan tempatnya setelah digunakan serta sejarah budaya yang unik sehingga menjadi pertimbangan Dinas Pariwisata sebagai lokasi destinasi, sehingga diharapkan kerjasama pemerintah dan pengelola.

Turut hadir memberi masukan dan memaparkan potensi destinasi di Buntu Pempon sebelum dijadikan objek wisata yaitu Sekertaris Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Toraja Utara, Jon dan perwakilan Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Toraja Utara.

Setelah meninjau lokasi Rante dan Tongkonan Buntu Pempon, berbagai masukan dari peserta pelatihan yang dibagi empat kelompok terdiri dari media dan penggiat media sosial.

Peserta berharap agar Disbudpar sebelum dijadikan objek wisata agar memperhatikan daya tarik di lokasi Buntu Pempon, seperti adanya kolam yang perlu dijadikan pemancingan ikan, sehingga orang berkumpul dan menikmati jejeran alang atau pondok Rante dari jauh.

Selain itu, peserta menanggapi jika event TIF ke-9 pernah digelar bulan September lalu dengan konsep kegiatan malam, sehingga cocok dipadukan wisata kuliner (khusus).

Infrastruktur jalan menuju Rante Buntu Pempon juga perlu diperbaiki, sarana MCK, jaringan listrik sehingga tidak gelap jika dijadikan wisata malam dan terpenting akses jaringan telekomunikasi sebagai pendukung pengembangan objek wisata.

Masukan dari peserta diterima Disbudpar Toraja Utara sebagai masukan perencanaan pengembangan wisata Buntu Pempon sebagai destinasi wisata. (*)

Ris/ZK

- Advertisement -Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja - Salvius Pasang
- Advertisement -
- Contoh Iklan -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

- Advertisement -

DLH Sidak 10 Tambang Galian C Ilegal yang diduga Punya Sokongan Aparat

ZONAKATA.COM - TORAJA UTARA Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Toraja Utara akhirnya tunjukkan taringnya dengan melakukan penegakan kepada 10...

Berita Lain

- Advertisement -