Defisit 32 M, Sejumlah Anggaran OPD di Pangkas
- account_circle Gibran
- calendar_month Rabu, 9 Jan 2019
- print Cetak

Kepala Bappeda Enrekang, H. Baba,
ZONAKATA.COM – ENREKANG Sejumlah proyek dan belanja di APBD perubahan akan dirasionalisasi akibat dari APBD Enrekang yang defisit Rp. 32 miliar tahun lalu.
Kepala Bappeda Enrekang, H. Baba, mengatakan, tahun lalu belanja dianggarkan hingga Rp 1,07 triliun lebih, sementara, pendapatan hanya mencapai Rp 1,04 triliun lebih sehingga ada defisit sekitar Rp 32 miliar.
Sehingga untuk menutupi defisit, Pemkab Enrekang akan menunda sejumlah proyek seperti pembelian alat berat dan truk tronton di Dinas PU senilai Rp. 2,5 miliar ditunda. Termasuk pembangunan gedung perpustakaan terpadu senilai Rp 3 miliar juga ditunda.
“Kita juga akan melakukan penyisiran belanja di OPD yang dianggap belum mendesak, termasuk perjalanan dinas yang dinilai tidak penting akan dihapus anggarannya dan sejumlah OPD belanja modalnya juga akan dipangkas,” ujar H.Baba kepada wartawan rabu (9/1).
Dikatakan dengan adanya rasionalisasi ini
maka sisa defisit tinggal Rp10 miliar lebih, dan APBD tahun ini diandalkan untuk menutupinya termasuk berharap pada sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) APBD 2018. Sehingga Pemkab Enrekang optimis semua utang APBD 2018 tahun ini akan tuntas. (*)
- Penulis: Gibran
