Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Agus Fatoni Tekankan Perencanaan Matang dan Efisiensi APBD di Ramadhan Leadership Camp 2026

Agus Fatoni Tekankan Perencanaan Matang dan Efisiensi APBD di Ramadhan Leadership Camp 2026

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, menegaskan bahwa kunci pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan responsif terletak pada perencanaan yang matang, pemahaman siklus anggaran oleh seluruh perangkat daerah, serta optimalisasi APBD di tengah tantangan fiskal yang semakin kompleks.

Penegasan tersebut disampaikan dalam paparan bertema Pelaksanaan Pengelolaan Keuangan Daerah pada Ramadhan Leadership Camp 2026 di Makassar, Selasa (24/2/2026).

Dalam kegiatan itu, ia didampingi Direktur BLUD, BUMD, dan Barang Milik Daerah Kemendagri, Yudia Ramli, dengan moderator Kepala BPSDM Sulsel, Muhammad Jufri.

Agus Fatoni menjelaskan bahwa secara konstitusional, kekuasaan pengelolaan keuangan daerah berada di tangan kepala daerah—gubernur, bupati, maupun wali kota. Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) wajib memahami siklus perencanaan dan penganggaran sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

“Begitu kita memegang jabatan, di situ ada tanggung jawab. Dari sisi perencanaan harus matang, karena perencanaan itulah yang dianggarkan, yang dianggarkan itulah yang dilaksanakan, dan yang dilaksanakan itulah yang dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya penyusunan perencanaan sejak awal tahun anggaran dan disesuaikan dengan kebutuhan riil di masing-masing OPD. Kepala OPD juga diminta mampu menerjemahkan visi-misi kepala daerah ke dalam program dan kegiatan terukur agar penganggaran sejalan dengan arah pembangunan.

Dalam kondisi fiskal yang semakin dinamis, Agus Fatoni menilai APBD harus dikelola maksimal, baik dari sisi pendapatan, belanja, maupun pembiayaan. Optimalisasi pendapatan dapat bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer, hingga pemanfaatan potensi lain yang sah.

“Dari sisi belanja harus dikencangkan. Prinsip efisiensi tetap relevan, artinya menganggarkan belanja yang betul-betul diperlukan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa negara harus tetap hadir dalam situasi darurat. Pelayanan publik tidak boleh terhenti hanya karena keterbatasan anggaran, mengingat mekanisme perubahan dan pergeseran APBD telah diatur dalam regulasi.

Dalam paparannya, Agus Fatoni memaparkan sembilan alternatif sumber pembiayaan daerah, mulai dari PAD, dana transfer, BUMD, BLUD, pemanfaatan barang milik daerah, pinjaman daerah termasuk obligasi dan sukuk, skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPDBU), CSR, hingga anggaran kementerian/lembaga.

Ia juga menguraikan empat langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, yakni:

  1. Percepatan realisasi APBD melalui optimalisasi belanja.
  2. Inovasi PAD tanpa memberatkan masyarakat.
  3. Pemanfaatan Program Strategis Nasional sebagai peluang pertumbuhan.
  4. Mendorong peran swasta melalui kemudahan perizinan.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala di daerah, seperti keterlambatan penetapan APBD dan pejabat pengelola keuangan, keterbatasan SDM pengadaan barang dan jasa, lambatnya proses lelang, hingga kekhawatiran ASN dalam pengelolaan anggaran.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah daerah didorong melakukan penetapan APBD tepat waktu, pengadaan dini, percepatan belanja melalui katalog elektronik dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), serta penguatan monitoring dan evaluasi berkala.

Pada aspek sumber daya manusia, Agus Fatoni menekankan pentingnya peningkatan kompetensi ASN, termasuk memiliki sertifikasi di bidang pengadaan barang dan jasa sebagai bagian dari penguatan tata kelola keuangan daerah.

Ia bahkan mendorong ASN menempuh pendidikan hukum, termasuk melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), agar lebih memahami aspek regulasi dan perlindungan hukum dalam pengelolaan keuangan daerah.

Melalui Ramadhan Leadership Camp 2026, ia berharap para pimpinan dan pengelola keuangan daerah mampu memperkuat pemahaman kebijakan fiskal sekaligus membangun tata kelola APBD yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.(*)

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Plt Gubernur Sulsel Ucapkan Belasungkawa Atas Meninggalnya Taufik Fachruddin

    Plt Gubernur Sulsel Ucapkan Belasungkawa Atas Meninggalnya Taufik Fachruddin

    • calendar_month Sabtu, 24 Jul 2021
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 332
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Komisaris Utama Perseroda Sulsel, HM Taufik Fachruddin. Dikabarkan, Taufik Fachruddin meninggal dunia pada Sabtu 24 Juli 2021. Taufik meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSKD Dadi. “Innalillahi Wa Innailaihi Roji’un, atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengucapkan turut […]

  • KPU Tana Toraja Umumkan Hasil Pemutakhiran Data Pemilih Triwulan II 2025, Total Capai 190.689 Orang

    KPU Tana Toraja Umumkan Hasil Pemutakhiran Data Pemilih Triwulan II 2025, Total Capai 190.689 Orang

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Gibran
    • visibility 980
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Toraja menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) untuk Triwulan II Tahun 2025, Rabu (2/7/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula Rumah Pintar Pemilu (RPP), Kantor KPU Tana Toraja, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan daerah. Ketua KPU Tana Toraja, Berthy Paluangan, yang […]

  • Positif Covid-19 di Sulsel Terus Melonjak, Hari Ini Bertambah 125 Kasus

    Positif Covid-19 di Sulsel Terus Melonjak, Hari Ini Bertambah 125 Kasus

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2020
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 185
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Berdasarkan data Pemprov Sulsel melalui situs resmi Sulsel Tanggap COVID-19, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 telah mencapai angka 2.698 kasus atau bertambah 125 kasus. Hingga Sabtu 13 Juni 2020 pukul 22:19 Wita dari 2.698 kasus itu terdapat 865 pasien yang sembuh dan 117 diantaranya meninggal dunia. Selain itu, tercatat jumlah pasien yang […]

  • Pingin Makan Bakso, Gadis Belia Ini Malah di Gilir Empat Pria

    Pingin Makan Bakso, Gadis Belia Ini Malah di Gilir Empat Pria

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2019
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 330
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – BONE Kisah wanita yang masih belia berinisial ES (15 thn) sungguh menyedihkan. Dia diperkosa 4 pria dari berbagai usia di sebuah pondok di Dusun Benteng Desa Pakkasalo, Kabupaten Bone, Jumat (1/11) malam. Dari keterangan Kapolsek Sibulue, Iptu Aris Supu bahwa, korban semula minta izin kepada orang tuanya untuk membeli bakso yang tak jauh […]

  • Acuan SE Pembelajaran Tatap Muka di Sulsel Berlaku Hingga Desember 2021

    Acuan SE Pembelajaran Tatap Muka di Sulsel Berlaku Hingga Desember 2021

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 897
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman telah membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara virtual, Senin (12/7). Menurut Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Muhammad Jufri, bahwa masa pengenalan ini sedianya akan dilaunching langsung di SMA Negeri 10 Makassar, namun karena berbagai pertimbangan maka pelaksanaan MPLS ini dilakukan secara daring. Adapun tujuan dari pelaksanaan […]

  • Gedung Perpustakaan Rp 8,9 Miliar di Tana Toraja Jadi Tempat Nikahan

    Gedung Perpustakaan Rp 8,9 Miliar di Tana Toraja Jadi Tempat Nikahan

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 2.318
    • 0Komentar

    Resepsi pernikahan digelar di Gedung Perpustakaan Tana Toraja di Makale, Senin (10/10/2022).

expand_less