Kepala BNPB Dijadwalkan Hadir Dalam Pencanangan Penanaman Pohon di Toraja Utara
- account_circle Gibran
- calendar_month Kamis, 6 Feb 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Wilayah Kabupaten Toraja Utara sebagai salah satu daerah yang masuk dalam kawasan rawan bencana longsor mendapat perhatian dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen. Doni Monardo.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Kalatiku Paembonan usai memberikan penjelasan kepada Kepala BNPB mengenai kondisi dan langkah yang telah dan akan dilakukan Pemkab Toraja Utara terkait mitigasi bencana pada kegiatan HUT BNPB ke-XII yang berlangsung di Kantor Pusat BNPB, Jakarta, Rabu (5/1) lalu.
Kalatiku Paembonan mengatakan, perhatian Kepala BNPB ditunjukkan dengan kesediaan dirinya untuk menghadiri gerakan Pencanangan Penanaman Pohon di Kabupaten Toraja Utara yang akan digelar dalam waktu dekat ini.
“Kita menjelaskan kepada Kepala BNPB terkait pelaksanaan gerakan penanaman pohon dalam rangka meminimalisir dampak bencana longsor dan beliau tertarik dan menyambut baik untuk hadir dalam pencanangan kegiatan itu,” ungkap Kalatiku.
Terkait pencanangan gerakan penanaman pohon tersebut Kalatiku menjelaskan, selain kondisi geografis, kesadaran kolektif yang masih rendah pada aspek pelestarian lingkungan sebagai bagian penanggulangan resiko bencana menjadi dasar inisiatif dicanangkannya gerakan ini.
“Arti penting gerakan penanaman sebagai upaya untuk menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan hidup yang pada intinya akan bermanfaat bagi kehidupan,” lanjut Kalatiku.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Toraja Utara, Drs. Alexander Tappang yang turut mendampingi Bupati pada kegiatan tersebut menyampaikan BPBD Toraja Utara siap melaksanakan gerakan penanaman pohon itu.
Dikatakan sasaran utama dari gerakan penanaman pohon di Toraja Utara tersebut lebih ditujukan pada pengembalian fungsi hutan sebagai benteng alam yang efektif meminimalisir resiko bencana alam longsor yang sering terjadi di Toraja Utara.
“Kami siap melaksanakan program penanaman pohon ini khususnya untuk mengembalikan fungsi hutan sebagai kawasan resapan air,” ujar Alex.
Menurut Alex, jenis tanaman yang akan ditanam nantinya yaitu jenis Vetiver (Vetiveria Zizanioides) yang berdasarkah rilis hasil penelitian LIPI, tanaman famili rumput-rumputan ini akarnya mampu tumbuh lurus kedalam tanah hingga dapat mencapai 4 meter sehingga sangat efektif ditanam di Toraja Utara yang memiliki banyak lereng untuk mencegah terjadinya longsor dan erosi.
📷 Diskominfo.SP Toraja Utara
- Penulis: Gibran
