Jelang Pilkalem dan Pilkada, Gerakan Batu Tallu Lalikan Latih Relawan Cegah Politik Uang
- account_circle Gibran
- calendar_month Sabtu, 12 Okt 2019
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Dalam mencegah terjadinya praktek politik uang atau money politik, Gerakan Toraja Batu Tallu Lalikan membentuk gerakan 1000 relawan cegah politik uang dalam Pilkada tahun 2020 dan Pilkalem baik di Tana Toraja maupun Toraja Utara.
Pada tahap pertama sebanyak 500 relawan anti politik uang dilatih di kampus tiga UKI Toraja, Sabtu (12/10).
Ketua Gerakan Batu Tallu Lalikan, Pdt. Alfred Anggui, menjelaskan pelatihan relawan gerakan ini untuk menindaklanjuti hasil putusan Kombongan Kalua di Tallu Batu Lalikan di kantor Badan Pusat Sinode Gereja Toraja beberapa waktu lalu.
“Para relawan ini dilatih melaksanakan dua tugas seperti mensosialisasikan dan membangun semangat masyarakat untuk melawan politik uang. Kemudian, memantau jalannya pemilihan Kapala Lembang dan Pemilihan Kepala Daerah di Tana Toraja dan Toraja Utara,” kata Pdt. Alfred Anggui.
Sementara, Sekretaris Gerakan Batu Tallu Lalikan, Pastor Albert Antonius Arina mengatakan pembetukan tim ini berangkat dari keprihatinan masyarakat Toraja akan maraknya politik uang.
“Kita semua prihatin, pesta demokrasi yang digelar di daerah, praktek money politik sangat marak dan merusak struktur masyarakat dan moralitas,” ungkap Pastor Albert.
Dalam paparan materinya, Pastor Petrus Bine Saramae, mengatakan, pembentukan tim 1000 relawan ini sebagai bentuk kesadaran baru, meskipun sedikit terlambat.
“Kita patut apresiasi dengan pembentukan tim ini, tim ini adalah agen perubahan untuk Tana Toraja dan Toraja Utara. Gerakan Batu Tallu Lalikan terdiri dari sejumlah elemen masyatakat Toraja, tokoh agama, tokoh masyarakat dan Pemerintah Toraja,” tutur Pastor Petrus Bine Saramae.
Dalam pelatihan ini sejumlah pemateri dihadirkan Gerakan Toraja Batu Tallu Lalikan seperti mantan anggota KPU Toraja Utara, Maryanto Tandi Bongga, dan Aloysius Lande serta mantan anggota Panwaslu Tana Toraja, Agustinus Talling. *
rilis
- Penulis: Gibran
