Anggaran Terbatas, Bupati Pinrang Minta OPD Pangkas Kegiatan Seremonial
- account_circle Kifli
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

ZONAKATA.COM, PINANG — Pemerintah Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) berkomitmen memperketat efisiensi penggunaan anggaran daerah.
Di tengah kondisi keterbatasan fiskal, seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) diinstruksikan untuk memangkas kegiatan bersifat seremonial dan mengalihkan anggaran pada program prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid saat memimpin rapat koordinasi terkait pengelolaan keuangan daerah di Ruang Rapat Bupati Pinrang, Kamis (4/6/2026).
Irwan menekankan bahwa keterbatasan anggaran yang dihadapi daerah saat ini menuntut perencanaan yang jauh lebih selektif dan tepat sasaran. Setiap kepala perangkat daerah diminta jeli dalam menyusun program kerja agar tidak ada anggaran yang terbuang sia-sia.
“Setiap rupiah yang dikeluarkan harus dapat dipertanggungjawabkan manfaatnya. Anggaran daerah harus benar-benar digunakan untuk kegiatan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayanan publik,” tegas Irwan.
Selain efisiensi anggaran, rapat koordinasi tersebut juga fokus pada penguatan tata kelola keuangan pasca-pemeriksaan eksternal.
Bupati Pinrang menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk segera menindaklanjuti setiap catatan dan rekomendasi yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Langkah proaktif ini dinilai krusial untuk menjaga konsistensi Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam mewujudkan administrasi pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Irwan mengingatkan jajarannya bahwa keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 bukanlah akhir dari pencapaian.
Predikat tersebut justru harus menjadi standar minimal pembinaan dan evaluasi secara berkala.
“Rekomendasi BPK harus menjadi perhatian bersama. Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk terus menyempurnakan tata kelola keuangan daerah sehingga setiap anggaran yang dikelola benar-benar memberikan manfaat yang maksimal,” ujarnya.(*)
- Penulis: Kifli
