Kamis, 25 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Ekonomi Sulsel Tumbuh 6,88 Persen, Penyerapan Tenaga Kerja Ikut Meningkat

Ekonomi Sulsel Tumbuh 6,88 Persen, Penyerapan Tenaga Kerja Ikut Meningkat

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan tumbuh 6,88 persen secara year-on-year (y-on-y) pada triwulan I 2026. Pertumbuhan tersebut turut diikuti peningkatan penyerapan tenaga kerja serta perbaikan kualitas pekerjaan di berbagai sektor.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan, Aryanto, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan kondisi ekonomi daerah yang tetap kuat dan stabil di tengah dinamika ekonomi nasional.

“Provinsi Sulawesi Selatan tumbuh sebesar 6,88 persen (y-on-y),” ujar Aryanto di Kantor BPS Sulawesi Selatan, Selasa (5/5/2026).

Ekonomi Sulsel Tumbuh 6,88 Persen, Penyerapan Tenaga Kerja Ikut Meningkat

Ia menjelaskan, pada triwulan I 2026, perekonomian Sulawesi Selatan menghasilkan nilai tambah sebesar Rp191,28 triliun atas dasar harga berlaku.

Selain pertumbuhan ekonomi, BPS Sulawesi Selatan juga merilis sejumlah indikator penting lainnya, termasuk data ketenagakerjaan Februari 2026 dan Indeks Ketimpangan Gender 2025.

Jumlah penduduk bekerja di Sulawesi Selatan tercatat mencapai sekitar 4,75 juta orang atau meningkat sekitar 170,90 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menunjukkan aktivitas ekonomi yang semakin berdampak terhadap penciptaan lapangan kerja.

Dari sisi kualitas pekerjaan, proporsi pekerja penuh waktu meningkat menjadi 62,49 persen atau naik sekitar 5,05 persen poin. Sementara tingkat setengah pengangguran turun menjadi 6,17 persen dari sebelumnya 8,05 persen. Kondisi tersebut mencerminkan pergeseran menuju pekerjaan yang lebih stabil dan produktif.

Struktur ekonomi Sulawesi Selatan masih ditopang sektor pertanian, perdagangan, industri pengolahan, dan konstruksi. Sektor pertanian menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan kontribusi mencapai 23,71 persen.

Selain sebagai kontributor utama ekonomi, sektor pertanian juga menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan kontribusi sekitar 34,06 persen atau setara 1,62 juta orang. Hal ini menegaskan peran strategis sektor pertanian dalam menjaga stabilitas ekonomi, terutama di wilayah pedesaan.

Secara nasional, Sulawesi Selatan masuk dalam enam besar provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan I 2026. Capaian tersebut berada di atas sejumlah provinsi besar seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan DKI Jakarta.

Kontribusi Sulawesi Selatan terhadap perekonomian nasional tercatat sebesar 3,10 persen, memperkuat posisinya sebagai salah satu motor utama ekonomi di Kawasan Timur Indonesia.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berbasis sektor riil.

Penguatan sektor pertanian, hilirisasi komoditas unggulan, serta peningkatan konektivitas infrastruktur menjadi strategi utama dalam memperkuat daya tahan ekonomi daerah sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.

Berbagai program strategis seperti penguatan kemandirian benih melalui Program Mandiri Benih serta hilirisasi pertanian terus didorong untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.

Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Sulawesi Selatan, Syamsul, menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang mencapai 6,88 persen ini menunjukkan bahwa arah kebijakan pembangunan yang difokuskan pada sektor produktif dan penciptaan lapangan kerja mulai memberikan hasil nyata. Pemerintah Provinsi akan terus menjaga momentum ini agar pertumbuhan tetap berkualitas dan inklusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemprov Sulsel akan terus memperkuat program yang berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, serta menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan dinilai tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga berkualitas karena diikuti peningkatan penyerapan tenaga kerja dan perbaikan struktur pekerjaan.

Peningkatan pekerja penuh waktu serta penurunan setengah pengangguran menjadi sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi mulai berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, konsistensi kebijakan berbasis sektor riil, penguatan ekonomi desa, serta perluasan kesempatan kerja akan menjadi kunci menjaga tren positif tersebut sekaligus mempercepat transformasi ekonomi Sulawesi Selatan menuju daerah yang lebih maju dan berdaya saing.

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Tertinggi Kedua Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di Indonesia, Wagub Sulsel Apresiasi Tim Medis

    Tertinggi Kedua Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di Indonesia, Wagub Sulsel Apresiasi Tim Medis

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 142
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR  Pasien Covid-19 di Sulsel yang sudah sembuh mengalami peningkatan. Bahkan menjadi Provinsi kedua dengan jumlah kesembuhan terbanyak di Indonesia. Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan bahwa ada 5 Provinsi dengan kesembuhan tertinggi pasien positif Covid-19, yakni DKI Jakarta 632 pasien, Sulawesi Selatan 199 pasien, Jawa Timur 178 pasien, Jawa […]

  • Setwan BISA Meriahkan Hari Kemerdekaan Pinrang

    Setwan BISA Meriahkan Hari Kemerdekaan Pinrang

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle Kifli
    • visibility 120
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM, PINRANG — Sekretariat DPRD Kabupaten Pinrang (Setwan) meriahkan peringatan HUT RI ke-79 di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tahun ini Setwan mengangkat tema, Setwan BISA (Berkualitas, Inovatif, Sinergitas dan Aspiratif). Sekretaris DPRD Kabupaten Pinrang, H.A Pawelloi Nawir mengatakan, tim Setwan Pinrang mengikuti beberapa perlombaan yang digelar panitia HUT RI Ke-79 Kabupaten Pinrang. Diantaranya, lomba […]

  • Sebut Andi Sudirman Sangat Responsif, Daeng Ical: Pemimpin Jaman Now

    Sebut Andi Sudirman Sangat Responsif, Daeng Ical: Pemimpin Jaman Now

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 254
    • 1Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Masyarakat Selayar (Permas), Syamsul Rizal mengaku, bahwa dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dibawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman sangat besar untuk Kabupaten Kepulauan Selayar. Hal itu diakui oleh pria yang akrab disapa Daeng Ical usai acara Silaturahim Nasional Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Masyarakat Selayar […]

  • Menteri PUPR Tinjau Lokasi Longsor di Poros Palopo-Rantepao

    Menteri PUPR Tinjau Lokasi Longsor di Poros Palopo-Rantepao

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 259
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – PALOPO Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Basoeki Hadimoeljono, mengunjungi lokasi longsor di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Minggu (28/6). Dalam meninjau lokasi longsor di poros Palopo-Rantepao itu, Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono didampingi Walikota Palopo Judas Amir dan Ketua DPRD Palopo Hj. Nurhaenih. Basoeki menyampaikan jalan yang terputus […]

  • Kepesertaan JKN 97 Persen, Pemkab Tana Toraja Raih Penghargaan UHC Award

    Kepesertaan JKN 97 Persen, Pemkab Tana Toraja Raih Penghargaan UHC Award

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 271
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA menjadi salah satu dari 334 Kabupaten-Kota di Indonesia yang telah mencapai kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang lebih dari 95 persen. Berdasarkan Universal Health Coverage (UHC/Cakupan Kesehatan Semesta), capaian Tana Toraja periode Maret 2023 yaitu 97,55 persen. Atas cakupan ini, Pemkab Tana Toraja meraih penghargaan UHC Award dari Badan Penyelenggara Jaminan […]

  • Langgar Protokol Kesehatan, Resepsi Pernikahan di Buntu Tabang Gandasil Dihentikan Polisi

    Langgar Protokol Kesehatan, Resepsi Pernikahan di Buntu Tabang Gandasil Dihentikan Polisi

    • calendar_month Sabtu, 16 Jan 2021
    • account_circle Gibran
    • visibility 1.727
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Aparat Kepolisian Resor (Polres) Tana Toraja kembali menghentikan pesta resepsi pernikahan yang berlangsung di Dusun Pangala, Lembang Buntu Tabang, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Sabtu (16/1). Penghentian resepsi pernikahan itu dipimpin langsung Kapolres Tana Toraja AKBP. Sarly Sollu, karena melanggar Protokol Kesehatan Pencegahan Penyebaran Covid -19, yaitu mengumpulkan banyak orang dan berkerumun. Dilokasi […]

expand_less