Hari Jadi ke-23 Luwu Timur, Gubernur Andi Sudirman Dorong Infrastruktur Strategis hingga Matano Belt Road
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
- print Cetak

ZONAKATA.COM – LUWU TIMUR Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke seluruh wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Luwu Timur.
Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur yang mengusung tema “Bersama Juara, Bersinergi Membangun Masa Depan” di Lapangan Pendidikan Malili, Senin (8/6/2026).
Dalam sambutannya, Andi Sudirman mengatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama dalam meningkatkan konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Salah satu program strategis yang sedang dijalankan adalah Program Multi Years Project (MYP) 2025–2027 dengan total nilai investasi sekitar Rp3,7 triliun, yang mencakup pembangunan infrastruktur jalan, rehabilitasi daerah irigasi, serta pembangunan dua rumah sakit regional.
Khusus untuk Kabupaten Luwu Timur, pemerintah provinsi mengalokasikan pembangunan infrastruktur jalan melalui Paket 6 MYP dengan nilai sekitar Rp239 miliar.
Paket tersebut meliputi peningkatan struktur jalan pada ruas Ussu–Nuha hingga batas Provinsi Sulawesi Tengah, yang merupakan jalur strategis untuk mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.
“Luwu Timur juga termasuk dalam pembangunan irigasi melalui Paket 4 MYP Rehabilitasi Daerah Irigasi senilai Rp120 miliar yang mencakup Kabupaten Enrekang, Toraja Utara, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur,” ujar Andi Sudirman.
Salah satu pekerjaan prioritas dalam program tersebut adalah rehabilitasi Daerah Irigasi Angkona di Kabupaten Luwu Timur guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan mendukung ketahanan pangan daerah.
Pada momentum Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur, Gubernur Sulsel juga menyerahkan Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp15 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
Menurut Andi Sudirman, bantuan tersebut akan difokuskan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Bantuan ini kita peruntukkan untuk peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di Luwu Timur,” ungkapnya.
Selain bantuan keuangan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyerahkan berbagai bantuan lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah dan pelayanan masyarakat.
Bantuan tersebut meliputi:
- Satu unit traktor roda empat untuk mendukung sektor pertanian.
- Bantuan buffer stock logistik penanggulangan bencana.
- Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Tahun Anggaran 2026 bagi 65 rumah tangga.
- Tiga unit mobil truk pengangkut sampah dari Bank Sulselbar untuk mendukung pengelolaan kebersihan lingkungan.
Andi Sudirman juga mengungkapkan bahwa pada tahun ini Pemprov Sulsel bersama PT Vale Indonesia akan segera merealisasikan pembangunan Matano Belt Road, sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi besar sumber daya alam Luwu Timur bagi pembangunan daerah.
Proyek tersebut berupa pembangunan jalan lingkar pesisir Danau Matano sepanjang sekitar 35 kilometer, yang menghubungkan Desa Ussu di Kecamatan Malili, melintasi wilayah Nuha hingga berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Tengah.
Menurutnya, infrastruktur ini akan menjadi salah satu proyek strategis yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Inilah yang akan menjadi legacy untuk menegaskan Luwu Timur sebagai penghasil sumber daya alam, dan 35 kilometer ini akan memangkas jarak tempuh masyarakat kita tanpa harus menggunakan kapal dari Malili menuju wilayah perbatasan Sulawesi Tengah,” pungkasnya.
- Penulis: zonakatacom
