Kamis, 4 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pandji Pragiwaksono Jalani Hari Kedua Sanksi Adat, Ritual Ma’sarrin Digelar di Tana Toraja

Pandji Pragiwaksono Jalani Hari Kedua Sanksi Adat, Ritual Ma’sarrin Digelar di Tana Toraja

  • account_circle David
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak

ZONAKATA.COM — TANA TORAJA Komika Pandji Pragiwaksono menjalani hari kedua pelaksanaan sanksi adat di Lembang Kaero, Kecamatan Sangalla, Tana Toraja, Rabu (11/2/2026). Prosesi tersebut merupakan lanjutan dari putusan sidang adat yang sebelumnya dijatuhkan kepadanya.

Pantauan di lokasi, ritual hari kedua ditandai dengan pengorbanan satu ekor babi dan satu ekor ayam. Prosesi dipimpin oleh seorang Tomina (tetua adat) yang mengawali ritual dengan doa kepada Tuhan serta leluhur masyarakat Toraja. Dalam doa tersebut turut dipanjatkan permohonan maaf atas kesalahan yang terjadi, baik yang dilakukan Pandji maupun kesalahan sosial masyarakat.

Salah satu hakim adat dalam persidangan Pandji, Saba’ Sombolinggi’, menjelaskan bahwa ritual tersebut dikenal sebagai Ma’sarrin, yang bermakna pembersihan kesalahan.

“Hari ini pelaksanaan sanksi adat dengan mengorbankan satu ekor babi dan satu ekor ayam. Ritual ini disebut Ma’sarrin, yaitu membersihkan semua kesalahan. Jadi bukan hanya kesalahan Pandji, tetapi juga bertujuan membersihkan kesalahan masyarakat Toraja,” ujarnya.

Saba’, yang juga merupakan pimpinan sidang adat, menegaskan bahwa sanksi yang dijatuhkan tergolong ringan.

“Pandji telah mengakui kesalahannya. Hari ini masih rangkaian pelaksanaan putusan adat. Sanksi ini tergolong ringan karena kesalahannya dalam bertutur kata, dan sudah sesuai keputusan hakim adat bersama perwakilan 32 wilayah adat Toraja,” jelasnya.

Sebelumnya, Pandji dijatuhi sanksi adat berupa pengorbanan satu ekor babi dan lima ekor ayam. Pada hari pertama pelaksanaan, empat ekor ayam telah dikorbankan sebagai bagian dari rangkaian prosesi adat.

Pelaksanaan ritual Ma’sarrin menjadi simbol pemulihan harmoni sosial dalam tradisi Toraja, sekaligus menegaskan peran kearifan lokal dalam menyelesaikan persoalan melalui mekanisme adat. (Dvd/zk)

  • Penulis: David

Berita Lain

  • Hadiri Pembukaan Praya XI PPGT, Wabup Toraja Utara Harap Peserta Berbakti Bagi Gereja dan Negara

    Hadiri Pembukaan Praya XI PPGT, Wabup Toraja Utara Harap Peserta Berbakti Bagi Gereja dan Negara

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 271
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Pertemuan Raya (Praya) ke XI Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) mulai digelar di Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Senin (4/7). Berlangsung selama lima hari mulai tanggal 4 sampai 8 Juli 2022 mendatang yang diawali pada pembukaan yaitu defile dari 95 klasis. Sejumlah pejabat hadir baik dari pemerintah daerah Tana Toraja […]

  • Tabrakan di Poros Rembon-Bonggakaraeng, 1 Meninggal Dunia

    Tabrakan di Poros Rembon-Bonggakaraeng, 1 Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 3.033
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Tabrakan yang melibatkan dua pengendara motor terjadi di poros Rembon Bonggakaradeng, Kecamatan Rembon, pada Senin (15/2) malam. Kedua pengendara yakni Frengki (18 tahun) asal Lembang To’pao bertabrakan dengan Herianto (39 tahun) asal Pepan, Lembang To’pao, Kecamatan Rembon. Tabarakan itu mengakibatkan Herianto meninggal dunia. Sedangkan Frengki mengalami luka sobek pada bibir atas, […]

  • Kapolda Sulsel Irjen Pol. Yudhiawan Apresiasi Kinerja Polres Tana Toraja

    Kapolda Sulsel Irjen Pol. Yudhiawan Apresiasi Kinerja Polres Tana Toraja

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Gibran
    • visibility 132
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA   Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel, Ny. Yunita Yudhiawan, dan rombongan Pejabat Utama Polda Sulsel, melakukan kunjungan kerja ke Polres Tana Toraja, Senin (6/1/2025). Rombongan Kapolda disambut hangat oleh Kapolres Tana Toraja AKBP Malpa Malacoppo beserta jajaran dalam prosesi khas budaya Toraja, […]

  • Di Tana Toraja, Plt Gubernur Sulsel Lepas Bantuan Pemprov Sulsel dan Gebyar Bansos Gotong Royong

    Di Tana Toraja, Plt Gubernur Sulsel Lepas Bantuan Pemprov Sulsel dan Gebyar Bansos Gotong Royong

    • calendar_month Minggu, 5 Sep 2021
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 199
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan sosial dari Pemprov Sulsel kepada Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung. Penyerahan bantuan sosial itu bertepatan dengan 64 Tahun Kabupaten Tana Toraja di area Bundaran Kolam Makale (Patung Lakipadada), Sabtu 4 September 2021. Dikesempatan itu pula, Andi Sudirman didampingi Bupati Tana Toraja dan […]

  • Banjir dan Longsor Terjang Walenrang-Lamasi, Luwu

    Banjir dan Longsor Terjang Walenrang-Lamasi, Luwu

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • account_circle Gibran
    • visibility 3.441
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – LUWU Akibat intensitas curah hujan yang tinggi melanda Walenrang-Lamasi, Kabupaten Luwu, membuat wilayah tersebut dilanda banjir, Minggu (3/10) sore. Akibat dari derasnya hujan membuat bendungan Batusitanduk jebol. Air bah kemudian meluncur dengan derasnya membuat sejumlah rumah warga dikabarkan hanyut disapu banjir. Semua warga yang berada disekitar sungai mulai mengungsi. “Saat ini warga yang […]

  • Tersangkakan Stave Raru, Polres Toraja Utara Diadukan ke Mabes Polri

    Tersangkakan Stave Raru, Polres Toraja Utara Diadukan ke Mabes Polri

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Gibran
    • visibility 329
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA Stave Raru salah seorang warga yang dilapor Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang kini ditetapkan tersangka dan terancam hukuman 1 tahun penjara. Kuasa Hukum Stave, Frans Lading merasa keberatan dengan status tersangka kliennya tersebut. Menurut Frans ada kejanggalan dalam proses hukum yang berjalan. “Ada kejanggalan yang nyata dalam proses penyelidikan ke tahapan penyidikan, […]

expand_less