Sukses Genjot Sektor Pertanian, Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
- print Cetak

ZONAKATA.COM – KARAWANG Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas kontribusi besar Pemerintah Provinsi Sulsel dalam mendorong pembangunan sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang digelar di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026) lalu.
Andi Sudirman menyampaikan bahwa penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan sektor pertanian di Sulawesi Selatan.
โPenghargaan ini sebagai apresiasi bersama seluruh petani se-Sulsel, penyuluh, kepala desa, kepala daerah, Dinas Pertanian provinsi dan kabupaten/kota, TNI/Polri, Kejaksaan, Bulog, Kementerian Pertanian, serta seluruh stakeholder lainnya,โ ujar Andi Sudirman.
Di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Sulawesi Selatan dinilai konsisten menghadirkan kebijakan yang berpihak pada petani dan penguatan ketahanan pangan nasional.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan, Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran ratusan miliar rupiah untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Mandiri Benih Andalan untuk lahan seluas 200 ribu hektare, serta penyaluran ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
โPemprov Sulsel mengalokasikan ratusan miliar rupiah untuk peningkatan produktivitas pangan, khususnya padi, melalui program 200 ribu hektare Mandiri Benih Andalan dan penyaluran ratusan alsintan kepada petani se-Sulsel,โ terangnya.
Keberhasilan ini semakin menegaskan posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu daerah penopang utama produksi pangan nasional, sekaligus memperkuat peran petani sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan pangan Indonesia. (*)
- Penulis: zonakatacom
