Ratusan ASN Toraja Utara Ikuti Tes Profiling, Bupati Frederik: Penempatan Berdasarkan Kompetensi
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Tes Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk pemetaan potensi dan kompetensi di lingkup Pemerintah Kabupaten Toraja Utara digelar di Laboratorium Komputer SMK Kristen Harapan, Kecamatan Rantepao, Senin (24/11/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Toraja Utara ini melibatkan tim Kanreg IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar.
Pembukaan kegiatan ini dilakukan oleh Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, didampingi Sekretaris Daerah, Salvinus Pasang.
Tes Profiling ASN menggunakan aplikasi Sistem Manajemen Talenta (Simata) milik BKN RI dan berlangsung selama tiga hari, mulai 24–26 November 2025, dengan pembagian sesi pagi dan sesi siang setiap harinya.
Dalam sambutannya, Bupati Frederik menyampaikan bahwa profiling test merupakan bagian dari program strategis BKN untuk memetakan potensi serta kompetensi ASN.
“Pemerintah daerah diwajibkan menerapkan sistem meritokrasi, di mana penempatan, pengembangan, dan promosi ASN harus dilakukan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tes CAT ProASN juga mengukur potensi psikologis, sosial kultural, literasi digital, serta preferensi karier ASN yang terintegrasi dalam Sistem Informasi ASN (SIASN) BKN RI.
Menurutnya, hasil tes tersebut menjadi dasar pengembangan SDM sekaligus memastikan penempatan ASN yang tepat sesuai kebutuhan jabatan.
“ASN harus memiliki tiga kompetensi utama dalam penerapan manajemen talenta, yaitu kompetensi manajerial, sosial kultural, dan kompetensi teknis,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala BKPSDM Toraja Utara, Antonius Sulo, menjelaskan bahwa jumlah peserta tes selama tiga hari mencapai 479 orang, terdiri dari pejabat administrator, pengawas, fungsional, dan pelaksana.
“Nilai yang diperoleh melalui aplikasi Simata akan menunjukkan pejabat-pejabat yang potensial dan berkompeten untuk jabatan tertentu sesuai preferensi kariernya,” jelas Anton.
Ia menambahkan bahwa hasil tes akan dikombinasikan dengan rekam jejak ASN, seperti kepangkatan, pendidikan, diklat, pengalaman, penghargaan, kedisiplinan, dan kinerja.
Dalam pelaksanaannya, setiap peserta mengerjakan sekitar 700 butir soal dalam waktu empat jam, yang dibagi dalam tiga ruangan.
Dasar pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Surat Sekretaris Utama BKN Nomor 14594/B-NK.02.01/SDA/A/2025 tanggal 10 Oktober 2025 tentang Program Percepatan Penyediaan Data Potensi dan Kompetensi ASN melalui Profiling ASN (ProASN) untuk mendukung pembangunan dan penerapan manajemen talenta (Talent Pool) pada instansi pemerintah.
Data potensi dan kompetensi ASN diperoleh melalui tes Computer Assisted Test (CAT) ProASN BKN RI.
Risna
- Penulis: zonakatacom
