BPS Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, Eva Stevany Rataba Tekankan Literasi Statistik
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Senin, 13 Okt 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Toraja Utara menyelenggarakan Sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026 dan Peningkatan Literasi Statistik, di Hotel Misiliana pada Senin (13/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Komisi X DPR RI, Eva Stevany Rataba, sebagai bentuk sinergi antara lembaga legislatif dan BPS dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan peran vital data statistik untuk pembangunan.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha, pemangku kepentingan, dan masyarakat luas tentang pentingnya partisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026. Selain itu, juga untuk meningkatkan literasi statistik agar publik dapat lebih cerdas dalam memahami dan memanfaatkan data.
Dalam sambutannya, Kepala BPS Kabupaten Toraja Utara, Mansyur Majang, menekankan bahwa Sensus Ekonomi 2026 adalah agenda besar nasional yang dilaksanakan sekali dalam satu dekade.
“Sensus ini memiliki arti strategis karena akan menyediakan data menyeluruh mengenai karakteristik dan rincian seluruh dunia usaha, kecuali di bidang pertanian, termasuk UMKM serta dinamika ekonomi nasional hingga level daerah, seperti di Toraja Utara ini,” ujar Mansyur.
Ia menambahkan bahwa dasar hukum pelaksanaan sensus ekonomi diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, yang mewajibkan penyelenggaraan sensus minimal sekali setiap sepuluh tahun, mencakup sensus penduduk, pertanian, dan ekonomi.
“Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima yang dilaksanakan BPS. Namun, kegiatan statistik tidak berhenti pada sensus saja. Setiap tahun, BPS juga melaksanakan ratusan kegiatan statistik, baik melalui survei maupun pemanfaatan data sektoral dari berbagai instansi,” tambahnya.
Mansyur juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Anggota Komisi X DPR RI, Eva Stevany Rataba, atas dukungannya terhadap kegiatan BPS di Toraja Utara.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPS sangat penting untuk mewujudkan Toraja Utara yang maju, makmur, dan menyenangkan, menuju Indonesia Emas,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Eva Stevany Rataba dalam arahannya menegaskan bahwa sensus ekonomi merupakan instrumen utama negara untuk memperoleh gambaran utuh tentang kondisi dan dinamika ekonomi nasional.
“Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pengumpulan data, melainkan upaya besar negara untuk menyiapkan fondasi pembangunan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Eva.
Menurutnya, melalui sensus ekonomi, pemerintah akan mendapatkan data komprehensif mengenai struktur ekonomi nasional, perkembangan sektor formal dan informal, serta potensi UMKM di seluruh penjuru Indonesia.
“Data yang akurat akan melahirkan kebijakan ekonomi yang lebih adil, inklusif, dan berbasis bukti. Tanpa data yang valid, kebijakan hanya akan bersifat spekulatif dan tidak menyentuh akar persoalan di masyarakat,” tegasnya.
Eva juga menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat dengan memberikan data yang benar saat sensus berlangsung.
“Mari kita bersama-sama memberikan data yang valid, karena setiap angka yang kita sampaikan akan menjadi dasar pembangunan daerah dan masa depan anak cucu kita,” ajaknya.
Lebih lanjut, Eva Stevany menyoroti urgensi peningkatan literasi statistik di tengah banjir informasi era digital.
“Dalam situasi overload informasi, masyarakat justru bisa menjadi miskin informasi jika tidak mampu memahami data dengan benar. Literasi statistik bukan hanya tanggung jawab BPS, tetapi juga seluruh komponen bangsa,” katanya.
Di akhir sambutan, ESR mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan media untuk terus bersinergi.
“Data yang berkualitas lahir dari kolaborasi yang berkualitas. Data akurat melahirkan kebijakan yang tepat, dan kebijakan yang tepat pada akhirnya akan membawa kesejahteraan bagi rakyat,” pungkasnya.
Sosialisasi yang turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, mahasiswa, dan tokoh masyarakat ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya data statistik.
Dengan demikian, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan berjalan sukses dan menghasilkan data yang lengkap, akurat, serta berkualitas untuk mendukung perencanaan pembangunan nasional dan daerah.
Risna
- Penulis: zonakatacom
