Bupati Toraja Utara Tegaskan Peran Strategis Kepala Lembang dalam Pembangunan Daerah
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Peran kepala lembang sebagai ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan kembali ditekankan oleh Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong.
Hal ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Lembang Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara, Senin (29/9/2025).
Penegasan ini selaras dengan Pasal 26 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang menyebutkan bahwa kepala desa atau lembang bertanggung jawab dalam pemerintahan, pembangunan, pembinaan masyarakat, dan pemberdayaan warga.
Dalam arahannya, Bupati Frederik menekankan pentingnya efektivitas penggunaan anggaran di tingkat lembang.
“Setiap perjalanan dan setiap rupiah harus memberi manfaat langsung. Jangan hanya berjalan di tempat. Kita harus hadir dengan program yang benar-benar dirasakan warga,” tegasnya.
Ia juga menyebut beberapa program prioritas yang perlu menjadi perhatian di tingkat lembang, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pengolahan sampah terpadu, ketahanan pangan, dan reforma agraria.
Menanggapi berbagai isu terkait aktivitasnya di luar daerah, Bupati menegaskan bahwa kunjungan-kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperjuangkan aspirasi daerah ke pemerintah pusat dan provinsi.
“Apa yang saya lakukan bukan untuk pribadi, melainkan untuk memperjuangkan kepentingan daerah dan kesejahteraan masyarakat kita,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Lembang, Yaya Rundupadang, menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi, mengidentifikasi persoalan di lapangan, serta merumuskan solusi bersama.
“Koordinasi antara pemerintah daerah, camat, dan kepala lembang akan memperkuat pelayanan publik di tingkat paling dekat dengan warga,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan secara simbolis plakat jaminan kematian kepada empat pegawai yang telah didaftarkan oleh Pemkab Toraja Utara.
Penyerahan ini menjadi bukti kepedulian pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial dan rasa aman bagi pegawai.
Pemkab Toraja Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendorong sinergi lintas pemangku kepentingan, agar penyelenggaraan pemerintahan di tingkat lembang berjalan lebih efektif, partisipatif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah, staf ahli dan asisten, para kepala OPD atau yang mewakili, camat se-Kabupaten Toraja Utara, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, kepala lembang se-Kabupaten Toraja Utara, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, serta undangan lainnya.*
- Penulis: zonakatacom
