Bupati Mamasa Hadiri Deklarasi PMMI, Wadah Resmi Masyarakat Mamasa di Perantauan
- account_circle Gibran
- calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menghadiri acara deklarasi Perhimpunan Masyarakat Mamasa Indonesia (PMMI) yang berlangsung di Gedung Balai Prajurit M. Yusuf (Manunggal), Makassar, Sabtu (20/9/2025).
Acara ini dihadiri oleh sekitar 700 warga Mamasa yang berdomisili di Makassar dan sekitarnya.
Deklarasi ini menjadi tonggak lahirnya wadah resmi masyarakat Mamasa di perantauan, yang bertujuan mempererat ikatan persaudaraan serta mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan daerah asal.
Dalam sambutannya, Bupati Welem menyampaikan apresiasi atas terbentuknya PMMI.
Ia menekankan pentingnya organisasi ini sebagai mitra strategis pemerintah daerah sekaligus sebagai pemersatu berbagai komunitas kedaerahan asal Mamasa yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
“PMMI jangan hanya menjadi forum silaturahmi, tetapi juga harus mampu memberikan masukan yang konstruktif bagi pembangunan Kabupaten Mamasa. Kita berharap organisasi ini menjadi pemersatu seluruh potensi masyarakat Mamasa di perantauan,” ujar Welem.

foto Istimewa
Lebih lanjut, Bupati Mamasa berharap PMMI menjadi jembatan sinergi antara masyarakat Mamasa di perantauan dengan pemerintah daerah.
Melalui organisasi ini, warga diasporik diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan Mamasa, baik melalui ide, jejaring, partisipasi, hingga investasi.
Dengan deklarasi ini, PMMI resmi berdiri sebagai organisasi pemersatu masyarakat Mamasa di perantauan, sekaligus mitra kritis dan konstruktif bagi Pemerintah Kabupaten Mamasa.
PMMI dipimpin oleh dr. Djonny F.S. Pualillin sebagai Ketua Umum, dan Herman Buntulayuk sebagai Sekretaris Umum. Dalam undangan resminya, pengurus PMMI menegaskan bahwa organisasi ini terbuka bagi seluruh warga Mamasa, di mana pun mereka berada.
PMMI mengusung motto: “Mesa Kada Dipotuo, Pantan Kada Dipomate”, yang berarti: “Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh” sebagai pengingat bahwa solidaritas masyarakat Mamasa adalah kekuatan utama dalam membangun daerah.
- Penulis: Gibran
