Toraja Coffee Festival: Menggairahkan Kembali Kejayaan Kopi Negeri di Atas Awan
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Aroma khas kopi Toraja akan kembali menyeruak dari jantung Toraja Utara dalam gelaran Toraja Coffee Festival yang akan digelar pada 19–20 September 2025.
Mengusung semangat “Make Toraja Coffee Great Again”, festival ini hadir sebagai upaya membangkitkan kembali kejayaan kopi Toraja di kancah nasional dan internasional.
Setelah sukses digelar pertama kali, Toraja Coffee Festival kembali diselenggarakan oleh Masyarakat Sadar Wisata (Masata) DPC Toraja Utara, bekerja sama dengan pemerintah daerah serta berbagai komunitas.
Di balik festival ini, tersimpan satu kerinduan besar: melihat kopi Toraja kembali berjaya seperti di masa keemasannya.
“Kita mau kopi Toraja bangkit dan jaya kembali,” ujar Ketua Masata Toraja Utara, Damayanti Batti, Selasa (16/9/2025).
Festival ini bukan sekadar perayaan rasa, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara petani kopi, pecinta kopi, barista, dan pelaku usaha.
Salah satu daya tarik utamanya adalah kompetisi manual brew yang akan mempertemukan barista-barista terbaik dari berbagai daerah, dinilai oleh 12 juri nasional berpengalaman.
“Pengunjung akan menyaksikan bahwa menyeduh kopi adalah seni, bukan sekadar menuang air panas ke bubuk hitam,” tambah Damayanti.
Lebih dari itu, festival ini juga menjadi wadah edukasi dan pemberdayaan.
Expo UMKM kopi akan menampilkan produk-produk lokal dari pelaku usaha daerah, sementara workshop budidaya kopi menyasar generasi muda dan para petani agar tetap melestarikan tradisi sambil beradaptasi dengan teknologi modern.
Tak hanya kopi yang jadi suguhan. Tahun ini, panitia juga menghadirkan event Trail Run 10K, lomba lari lintas alam pertama di Toraja Utara.
Peserta akan melintasi jalur yang menantang namun memesona: perbukitan, hamparan sawah, hingga perkampungan adat, menyuguhkan panorama yang memadukan keindahan alam dengan kearifan budaya lokal.
“Kita ingin sekaligus mempromosikan destinasi wisata alam dan budaya Toraja Utara,” jelas Damayanti, yang juga istri Bupati Toraja Utara.
Lebih dari sekadar festival, Toraja Coffee Festival adalah panggung untuk mengingatkan dunia bahwa kopi Toraja masih ada, masih harum, dan masih layak diperjuangkan.
Harapannya, ke depan, festival ini dapat masuk ke dalam kalender event tahunan, agar nama Toraja tak hanya dikenal karena pesona budayanya, tetapi juga karena cita rasa kopinya yang mendunia.
Tom/ZK
- Penulis: zonakatacom

