Desa Osango Resmikan Kios Pangan Sipatuo: Dorong Kemandirian dan Ketahanan Pangan Warga
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAMASA Pemerintah Desa Osango, Kecamatan Mamasa, resmi meluncurkan Kios Pangan Sipatuo Osango, sebuah unit usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bergerak di bidang penyediaan pangan murah dan sehat bagi masyarakat.
Peresmian kios yang berlokasi di Rante-Rante, tepat di samping kantor ekspedisi J&T, dilakukan langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, Senin (15/9/2025).
Peresmian turut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mamasa, Kabid BUMDes Dinas PMD, Camat Mamasa, Kepala Desa Osango, rohaniawan, tokoh adat, pengurus Koperasi Desa (Kopdes MP), pendamping desa, pelaku UMKM, kepala dusun, serta mitra distribusi regional.
Dalam sambutannya, Bupati Welem Sambolangi mengapresiasi langkah Desa Osango dalam menghadirkan akses pangan yang lebih terjangkau. Ia menilai, keberadaan kios ini sejalan dengan program swasembada pangan nasional maupun daerah.
“Kios pangan ini jangan semata-mata berorientasi pada keuntungan, tetapi lebih pada pelayanan kepada masyarakat. Warga harus mendapatkan akses pangan yang terjangkau. Saya juga berharap pengelola dapat berinovasi, memanfaatkan teknologi pemasaran, bahkan menjalankan layanan antar ke rumah warga,” ujar Bupati Welem.

Nampak Kepala Desa Osango, Irwan M. Poly saat memberikan sambutan dalam peresmian Kios Pangan Sipatuo Osango, sebuah unit usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)
Sementara itu, Kepala Desa Osango, Irwan M. Poly, mengajak seluruh warga desa serta desa-desa tetangga untuk memanfaatkan kehadiran kios ini sebagai solusi kebutuhan sehari-hari dengan harga terbaik.
Ia juga menekankan pentingnya membangun produktivitas melalui pertanian lokal.
“Mari manfaatkan Kios Pangan Sipatuo Osango untuk kebutuhan harian dengan harga yang bersaing. Kita juga harus rajin bertani agar hasilnya bisa dipasarkan melalui kios ini dan memperkuat ekonomi desa,” tegas Irwan.
Pengurus BUMDes Osango, Leonard, menyampaikan bahwa Desa Osango dengan jumlah penduduk lebih dari 3.000 jiwa memiliki potensi ekonomi yang besar.
Kekayaan alam seperti hasil pertanian, perikanan air tawar, kerajinan rakyat, hingga jasa, merupakan modal penting dalam membangun kemandirian desa.
Namun, menurut Leonard, selama ini potensi tersebut belum dimaksimalkan karena terhambat oleh rantai distribusi yang panjang dan ketergantungan pada pasokan dari luar desa. Kehadiran BUMDes SIPATUO diharapkan menjadi solusi atas tantangan tersebut.
“BUMDes Sipatuo bukan hanya hadir sebagai formalitas, tapi sebagai pagar ekonomi desa. Kami membeli hasil produksi masyarakat seperti ikan, sayur, pepaya, dan kerajinan tangan, lalu memasarkan kembali dengan harga wajar. Kami juga menjadi pusat grosir sembako, agar warung-warung desa tidak perlu lagi belanja keluar,” jelasnya.
Dengan sistem ini, perputaran uang terjadi di dalam desa, mengurangi kebocoran ekonomi, dan bahkan berpotensi mendatangkan keuntungan dari desa lain melalui kerja sama distribusi.
Leonard juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terwujudnya kios ini.
“Terima kasih kepada Bupati yang hadir langsung, jajaran dinas terkait, kepala desa, BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengawas BUMDes. Dukungan mereka membuat kios ini bisa hadir untuk melayani masyarakat,” ungkapnya.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, mitra distribusi, dan masyarakat, Kios Pangan Sipatuo Osango diharapkan menjadi contoh desa yang mandiri secara ekonomi dan tangguh dalam menghadapi isu ketahanan pangan.*
- Penulis: zonakatacom
