Pemerintah Pusat Tinjau Langsung, Pembangunan Perumahan Rakyat di Mamasa Dipercepat
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
- print Cetak

foto Istimewa
ZONAKATA.COM – MAMASA Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama Tim Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menggelar rapat evaluasi untuk mempercepat pembangunan perumahan bagi masyarakat.
Rapat ini menindaklanjuti kunjungan lapangan tim pusat yang meninjau lima calon lokasi pembangunan, termasuk untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).
Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menegaskan bahwa program ini sangat penting untuk mengejar ketertinggalan daerahnya.
Ia meminta pemerintah pusat memberikan perhatian khusus, mengingat kondisi geografis Mamasa yang bergunung-gunung dan banyaknya rumah warga yang masih tidak layak huni.
“Kami yakin dengan dukungan yang tepat, Mamasa bisa sejajar dengan kabupaten lain. Kami harap hasil evaluasi ini segera ditindaklanjuti dalam program nyata,” tegas Welem di Aula Hotel Kana, Kamis (21/8/2025).
Welem menekankan bahwa pembangunan di Mamasa membutuhkan penanganan dan biaya khusus karena medannya yang berbeda dengan daerah perkotaan yang datar.
Ia juga menekankan pentingnya bantuan tepat sasaran, menyasar masyarakat kurang mampu yang masih tinggal di gubuk, suatu kondisi yang turut menyumbang angka stunting.
Hardi Prasetya Rusman, Kasubdit Penyiapan Lahan dan Perizinan Kemenpera, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut proposal dari Pemkab Mamasa.
Ia memaparkan, berdasarkan regulasi, penyiapan lahan menjadi tanggung jawab pemda, sedangkan pembangunan fisik rumah dan fasilitasnya dibiayai pusat.
“Kami sudah meninjau lokasi dan membahas hasilnya hari ini. Langkah ini penting agar program bisa segera berjalan sesuai kebutuhan daerah,” papar Hardi.
Hasil survei teknis dari enam lokasi yang ditinjau (Lambanan, Tawalian, Orobua Timur, Buntumalangka’, Aralle, dan Malotong Balabatu) akan disampaikan ke pimpinan pusat dengan mempertimbangkan kondisi khusus Mamasa.
Rapat ini memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan hunian layak dan mendukung program nasional 3 juta rumah.*
- Penulis: zonakatacom
