Pemkab Mamasa Perkuat Koordinasi untuk Tekan Angka Stunting yang Masih Tinggi
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAMASA Pemerintah Kabupaten Mamasa terus memperkuat komitmen dalam menurunkan angka stunting yang masih tergolong tinggi.
Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Mamasa yang digelar di Aula Perpustakaan Daerah, Selasa (3/6/2025).
Meski tercatat sebagai satu-satunya kabupaten di Sulawesi Barat yang berhasil menurunkan angka stunting pada tahun sebelumnya, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menyatakan bahwa angka prevalensi stunting di daerahnya masih termasuk yang tertinggi di provinsi.
“Tahun ini kita harus kembali mengupayakan penurunan angka stunting. Untuk itu dibutuhkan kerja kolaboratif dan koordinasi lintas sektor,” tegas Bupati Welem.
Dalam forum tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya peran Puskesmas sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Ia mengeluarkan instruksi tegas bahwa Kepala Puskesmas yang tidak mampu menunjukkan penurunan angka stunting di wilayah kerjanya akan dievaluasi. Sebaliknya, Puskesmas yang berhasil akan diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi.
Tak hanya itu, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab akan menggelar rapat koordinasi bersama seluruh kepala desa untuk memastikan program intervensi stunting di tingkat desa berjalan efektif dan tepat sasaran, menyasar keluarga yang benar-benar membutuhkan bantuan.
Sebagai bentuk keseriusan, dalam rapat tersebut juga diserahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting tingkat kabupaten, dengan Wakil Bupati H. Sudirman ditunjuk sebagai ketua tim.
Rakor ini dihadiri oleh Wakil Bupati H. Sudirman, Ketua TP PKK Adel Welem Sambolangi, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulbar, Reski Purwanto, serta Kepala Puskesmas dan Penyuluh KB dari 17 kecamatan se-Kabupaten Mamasa.*
- Penulis: zonakatacom
