Festival Hutan Toraja Semarakkan HUT ke-78 Gereja Toraja, Serukan Cinta Hutan dan Pelestarian Alam
- account_circle Gibran
- calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-78 Gereja Toraja, digelar Festival Hutan Toraja sebagai kampanye ekologis untuk mengajak masyarakat dan jemaat kembali mencintai dan merawat hutan.
Mengusung tema “Merawat Bumi, Rumah Bersama” (bdn. Mazmur 104:30b), festival ini menjadi momentum spiritual sekaligus gerakan sosial untuk pelestarian lingkungan di tanah Toraja.
Ketua Panitia, William Sabandar, mengatakan festival ini tidak hanya menjadi perayaan ulang tahun gereja, tetapi juga sebagai ajakan untuk perubahan konkret dalam mencintai tanah kelahiran.
“Saya mengajak seluruh diaspora Toraja untuk pulang kampung, melihat langsung, dan ambil bagian dalam menjaga bumi, tanah tempat kita dilahirkan dan dibesarkan,” ujarnya.

Ketua Umum Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Pdt. Alfred Anggui, juga menyampaikan bahwa festival ini adalah wujud syukur atas alam yang Tuhan anugerahkan kepada masyarakat Toraja.
“Tahun lalu kita menggerakkan cinta Sungai Sa’dan. Tahun ini kita fokus pada hutan. Lakukan hal sederhana tapi serentak, agar dampaknya besar,” kata Pdt. Alfred.
Festival ini digelar di dua kabupaten, Tana Toraja dan Toraja Utara, dengan ragam kegiatan menarik seperti Bike For Earth 7.8 KM, Run 7.8 KM, Dance at The Jungle, Camping Ceria, Alam Bernyanyi (konser), Festival Band Akustik dan Vocal Group, Lomba Trio, Lomba Kebersihan, dan lainnya.
Acara puncak akan ditandai dengan ibadah bersama di Hutan Kemasyarakatan Tandung Nanggala Lestari Sangullele, kawasan seluas 154 hektar yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2024.*
- Penulis: Gibran
