Mamasa Terima Bantuan Alat Kesehatan Senilai Rp3,5 Miliar dari Kemenkes
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – JAKARTA Pemerintah Kabupaten Mamasa menerima bantuan alat kesehatan senilai sekitar Rp3,5 miliar dari Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Selasa (6/5/2025).
Bantuan ini dikirim langsung dari gudang Pusat Krisis Kesehatan di Jakarta menuju Mamasa, Sulawesi Barat, menggunakan dua kontainer.
Bantuan tersebut berisi alat bantu pernapasan darurat, oxygen concentrator berbasis listrik, serta berbagai bahan medis habis pakai (BMHP).
Pengiriman ini merupakan tindak lanjut cepat dari konsultasi kebutuhan darurat yang dilakukan oleh Wakil Bupati Mamasa bersama Dinas Kesehatan kepada pihak Pusat Krisis Kesehatan.
Respons cepat dari pusat memungkinkan bantuan segera masuk dalam program distribusi nasional.
Kepastian bantuan diperoleh setelah Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan pertemuan langsung dengan pihak penyalur dan Pusat Krisis Kesehatan.
Dalam pertemuan itu, Bupati menyampaikan kondisi geografis Mamasa yang menantang serta keterbatasan sarana kesehatan di 18 Puskesmas yang tersebar di wilayah pegunungan.
“Salah satu alasan utama Mamasa masuk dalam daftar prioritas nasional adalah karena daerah ini termasuk wilayah rawan bencana longsor, banjir, hingga gempa yang membutuhkan kesiapan layanan medis darurat,” ujar Bupati Welem Sambolangi.
Perwakilan Pusat Krisis Kesehatan, Syamsul, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat layanan kesehatan primer di daerah terpencil dan rawan krisis, sejalan dengan misi pemerataan akses kesehatan nasional.
Dukungan untuk penguatan fasilitas kesehatan di Mamasa juga datang dari legislator DPR RI asal Sulawesi Barat, H. Ajbar, serta Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT).
Mereka mendorong kolaborasi antarlembaga guna menjawab kebutuhan dasar masyarakat pedalaman.
Dengan bantuan ini, diharapkan kualitas layanan kesehatan di Mamasa, khususnya dalam penanganan kasus darurat pernapasan, dapat meningkat secara signifikan dalam waktu dekat.*
- Penulis: zonakatacom
