Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » Belasan Pendulang Emas Tewas Dibantai di Yahukimo, Satu Korban Asal Toraja

Belasan Pendulang Emas Tewas Dibantai di Yahukimo, Satu Korban Asal Toraja

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – YAHUKIMO  Belasan pendulang di wilayah Yahukimo tewas dibantai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menggunakan senjata tajam mapun senjata api.

Pembantaian terjadi 6-8 April 2025 di area pendulangan Lokasi 22 serta Muara Kum dan berlanjut 9 April 2025 di Kali Merah dan Kali Kabur.

Juru bicara Komnas TPNPB OPM Sebby Sambom yang mengirim rilis kepada wartawan di Jayapura menuliskan, 11 orang dibantai di Muara Kum, 1 orang di Kali Merah dan 5 orang di Kali Kabur.

Dalam rilis yang dikirim Sambom menuliskan bahwa pihaknya mengeksekusi 11 orang tersebut karena dianggap sebagai anggota Militer Pemerintah Indonesia yang menyamar sebagai pendulang emas.

“Penambangan ilegal di Kali Kabur yang dilakukan oleh militer pemerintah Indonesia kerap kali melakukan pemantauan udara menggunakan Drone dari Kali Kabur ke Markas TPNPB,” tulis Sambom.

“Sehingga pasukan TPNPB langsung melakukan operasi dan berhasil eksekusi mati anggota militer Indonesia yang menyamar sebagai pendulang emas ilegal dalam operasi tersebut,” lanjutnya.

Salah seorang dari penambang yang dibunuh tersebut berasal dari Toraja bernama Riston.

Belum diketahui pasti Risnto dibunuh di mana, namun sumber di Jayapura mengatakan dia menjadi salah korban yang dibunuh, bahkan foto korban sudah beredar di media sosial.

Satgas Damai Cartenz membenarkan terjadinya pembunuhan 11 penambang di Yahukimo tersebut.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, 11 warga sipil yang berprofesi sebagai penambang emas menjadi korban pembunuhan brutal di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Pelaku kata dia, mengklaim diri sebagai Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama.

Dijelaskan, dari 11 jenazah, enam diantaranya sudah teridentifikasi yaitu Aidil, Sahruddin, Ipar Stenli, Wawan, Feri, dan Bungsu.

Selain korban tewas, 35 penambang lainnya berhasil menyelamatkan diri dan kini mendapat perlindungan dari TNI-Polri di Kampung Mabul, Asmat.

Namun, delapan orang lainnya dilaporkan terpisah dari rombongan dan belum diketahui nasibnya.

Dua warga sipil, seorang kepala dusun bernama Dani dan istrinya Gebi, diduga masih disandera oleh para pelaku.*

Tomipaseru

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • BBPJN Kebut Pengerjaan Jembatan Di Nanggala, Toraja Utara

    BBPJN Kebut Pengerjaan Jembatan Di Nanggala, Toraja Utara

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2019
    • account_circle Gibran
    • visibility 280
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XIII Makassar mempercepat pemasangan Jembatan Darurat (Bailey) di Lembang Rante, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara. Jalan poros yang menghubungkan antara Kota Palopo dan Rantepao itu, sudah hampir sepekan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat akibat sebagian jembatan rubuh. Untuk itu pemasangan jembatan Bailey ini dilakukan untuk […]

  • SYL: Rinto Itu Adik, Sahabat dan Andalan Saya

    SYL: Rinto Itu Adik, Sahabat dan Andalan Saya

    • calendar_month Senin, 23 Nov 2020
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 185
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyebut sosok Yosia Rinto Kadang adalah salah satu orang yang ia banggakan. Hal itu diungkapkan SYL saat bertemu dengan Rinto di Cafe Lakopi Makassar, Minggu (22/11). “Pak Rinto ini adik saya, sahabat saya, dan andalan saya, sosok anak muda Toraja yang sukses dan politisi unik di Sulsel,” kata […]

  • Banyak dipertanyakan, Kenapa Wabup dan Kapolres Toraja Utara Dapat Suntikan Vaksin Dosis Ketiga?

    Banyak dipertanyakan, Kenapa Wabup dan Kapolres Toraja Utara Dapat Suntikan Vaksin Dosis Ketiga?

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 2.492
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Kabupaten Toraja Utara merupakan satu-satunya daerah telah melakukan launching vaksinasi Moderna atau vaksin Covid-19 dosis ketiga di Sulawesi Selatan (Sulsel). Launching vaksinasi ketiga dilakukan bagi tenaga kesehatan (Nakes) termasuk para dokter di halaman lantai 2 kantor Bupati Toraja Utara eks hotel Marante Kecamatan Tondon, Selasa (10/8) lalu. Tak hanya Nakes, ternyata […]

  • Bupati Tana Toraja Serahkan LKPD 2024 kepada BPK RI Perwakilan Sulsel

    Bupati Tana Toraja Serahkan LKPD 2024 kepada BPK RI Perwakilan Sulsel

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 250
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR   Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Tana Toraja Tahun Anggaran 2024 (belum diaudit) kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan. Penyerahan dokumen tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Pemeriksaan Sulawesi Selatan II BPK RI, Arief Prasojo, di Kantor […]

  • Jalankan Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel, Pemprov Sulsel Raih WTP

    Jalankan Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel, Pemprov Sulsel Raih WTP

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 2.234
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Provinsi Sulsel Tahun Anggaran 2021. Hal itu disampaikan oleh Anggota VI BPK RI Bapak Dr. Pius Lustrilanang pada Rapat Paripurna dalam rangka penyerahan LHP LKPD TA 2021, LHP Kinerja, dan IHPD Provinsi Sulsel di […]

  • Danny Pomanto Sebut Masa Jabatannya hingga Agustus? Kenyataannya Berbeda!

    Danny Pomanto Sebut Masa Jabatannya hingga Agustus? Kenyataannya Berbeda!

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 477
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR   Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, belakangan menjadi sorotan publik setelah menyatakan bahwa ia akan memimpin hingga Agustus mendatang. Pernyataan ini dianggap sebagai upaya untuk menjaga pengaruhnya terhadap RT/RW di Makassar dan untuk menghindari pengkhianatan menjelang pemilihan gubernur, di mana istrinya, Indira Yusuf Ismail, juga mencalonkan diri. Namun, kenyataannya tidak sejalan dengan […]

expand_less